Baru-baru ini, US Travel Association melakukan survei mengenai kepuasan seksual pada orang yang hobi melancong. Hasilnya menemukan bahwa pasangan yang sering bepergian bersama memiliki hubungan dan seks yang lebih baik ketimbang pasangan yang tidak melancong bersama.
Survei ini dilakukan terhadap 1.100 orang pasangan dewasa di AS pada tanggal 26 November - 9 Desember 2012. Hampir dua pertiga pasangan mengaku bahwa berlibur di akhir pekan lebih membangkitkan romantisme ketimbang memberi hadiah. Sebanyak 72% responden berpendapat traveling dapat memperbaiki kehidupan cintanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika Anda bepergian, tidak ada e-mail yang tiba-tiba masuk, tidak ada tetangga yang mengetuk pintu dan anjing yang harus diajak berjalan-jalan. Anda bisa menghabiskan lebih banyak waktu bersama-sama," kata Roger Dow, Presiden US Travel Association seperti dilansir USA Today, Jumat (8/2/2013).
Bahkan beberapa pelancong yang sering pergi untuk urusan bisnis juga sering membawa pasangan atau kekasihnya dalam perjalanan dinas. Orang-orang ini mengaku aktivitas tersebut memiliki dampak yang positif bagi hubungan asmara maupun pekerjaannya.
"Orang tidak menyadari bahwa sering bepergian sendiri sebenarnya membuat hidup jadi terasa sangat sepi. Ketika melakukan perjalanan bersama, maka akan bermanfaat bagi pekerjaan dan menurunkan tingkat stres," kata Tamara Hall, seorang konsultan di Montana yang sering melakukan perjalanan dinas.
Survei yang ini juga menemukan bahwa bepergian bareng dapat membuat hubungan jadi lebih langgeng. Di antara pasangan yang sering bepergian bareng, 84% di antaranya berhasil membina hubungan lebih dari 5 tahun, sedangkan pada pasangan yang tidak bepergian bersama hanya 76%.











































