Menilik Berbagai Jenis Vibrator Kuno dari Zaman Baheula

Menilik Berbagai Jenis Vibrator Kuno dari Zaman Baheula

- detikHealth
Jumat, 22 Mar 2013 14:32 WIB
Menilik Berbagai Jenis Vibrator Kuno dari Zaman Baheula
Jakarta -

1. Dr. Macaura's Pulsocon Blood Circulator (1880-1920)

Foto: Huffingtonpost
Ini merupakan vibrator generasi awal dengan getaran yang kuat dan suara seperti gerigi mesin. Model ini mengingatkan bahwa vibrator tak hanya digunakan untuk kesenangan saja, melainkan untuk memberikan pijatan dan melancarkan sirkulasi darah. Pada masa itu, vibrator diklaim sebagai alat untuk mengatasi berbagai keluhan kesehatan.

2. Vibrator Dr Johansen (1904-1907)

Foto: Huffingtonpost
Alat ini tidak membutuhkan listrik karena bisa diengkol sendiri. Jadi mereka yang tinggal jauh dari akses listrik masih bisa mendapat manfaat kesehatan lewat getaran yang dihasilkan secara manual. Alat ini dulu banyak diminati di Eropa dan Amerika Serikat, bahkan satu model sempat dibuat di Jepang.

3. Detwiller Pneumatic Vibrator (1906)

Foto: Huffingtonpost
Coba perhatikan bagian atas tutup alat ini, maka akan dijumpai tangki kompresi udara yang membuat alat ini bergetar. Desain ini sangat tidak biasa sehingga tidak sepopuler alat yang menggunakan tenaga listrik.

4. Polar Cub (1928)

Foto: Huffingtonpost
Desainnya agak sederhana dan dikemas dalam kotak bergambar gunung es, beruang kutub dan seorang wanita dengan baju tidur. Informasi penggunaannya tertera pada kotak dalam bahasa Inggris, Prancis, dan Spanyol.

5. Vibrosage (1933)

Foto: Huffingtonpost
Alat ini berbentuk kecil dan ukurannya hanya separuh dari vibrator yang kini ada di pasaran. Alat ini mudah ditemukan di pasaran pada tahun 1930-an dan 1940-an. Umumnya dibuat dari aluminium berwarna cerah.

6. Redusaway (1940-an)

Foto: Huffingtonpost
Pada akhir tahun 1930-an hingga awal 1940-an, vibrator juga dipasarkan untuk membantu menurunkan berat badan. Sayangya, alat yang dilengkapi dengan getaran ini kurang begitu terbukti khasiatnya untuk melangsingkan badan, namun modifikasi desainnya masih dapat ditemukan di beberapa gym hingga sekarang.

7. Rolling Pin Heat Massager (1932)

Foto: Huffingtonpost
Bentuknya mirip alat penggiling kue, hanya saja dilengkapi dengan pemanas. Alat ini dirancang dengan pegangan yang nyaman dilengkapi fitur pemanas sekaligus getaran.

8. Spot Reducer (1950)

Foto: Huffingtonpost
Alat ini lebih ditujukan untuk menurunkan berat badan. Bentuknya mirip cangkir dari karet yang bergetar dan dilengkapi tali agar mudah digunakan.

9. Stim-u-Lax (awal 1960-an)

Foto: Huffingtonpost
Awalnya dirancang pada tahun 1930 dan sedikit mengalami perubahan pada tahun 1980-an. Alat pijat asal Swedia ini sering ditemui di tempat pangkas rambut dan akhirnya lebih banyak digunakan untuk memijat kulit kepala setelah selesai mencukur rambut.

10. Hitachi (1960 awal 1970-an akhir)

Foto: Huffingtonpost
Ini adalah vibrator listrik yang paling populer hingga saat ini. Hitachi Magic Wand kini sudah dimodifikasi dengan tampilan yang lebih modern dan ramping.
Halaman 2 dari 11
Ini merupakan vibrator generasi awal dengan getaran yang kuat dan suara seperti gerigi mesin. Model ini mengingatkan bahwa vibrator tak hanya digunakan untuk kesenangan saja, melainkan untuk memberikan pijatan dan melancarkan sirkulasi darah. Pada masa itu, vibrator diklaim sebagai alat untuk mengatasi berbagai keluhan kesehatan.

Alat ini tidak membutuhkan listrik karena bisa diengkol sendiri. Jadi mereka yang tinggal jauh dari akses listrik masih bisa mendapat manfaat kesehatan lewat getaran yang dihasilkan secara manual. Alat ini dulu banyak diminati di Eropa dan Amerika Serikat, bahkan satu model sempat dibuat di Jepang.

Coba perhatikan bagian atas tutup alat ini, maka akan dijumpai tangki kompresi udara yang membuat alat ini bergetar. Desain ini sangat tidak biasa sehingga tidak sepopuler alat yang menggunakan tenaga listrik.

Desainnya agak sederhana dan dikemas dalam kotak bergambar gunung es, beruang kutub dan seorang wanita dengan baju tidur. Informasi penggunaannya tertera pada kotak dalam bahasa Inggris, Prancis, dan Spanyol.

Alat ini berbentuk kecil dan ukurannya hanya separuh dari vibrator yang kini ada di pasaran. Alat ini mudah ditemukan di pasaran pada tahun 1930-an dan 1940-an. Umumnya dibuat dari aluminium berwarna cerah.

Pada akhir tahun 1930-an hingga awal 1940-an, vibrator juga dipasarkan untuk membantu menurunkan berat badan. Sayangya, alat yang dilengkapi dengan getaran ini kurang begitu terbukti khasiatnya untuk melangsingkan badan, namun modifikasi desainnya masih dapat ditemukan di beberapa gym hingga sekarang.

Bentuknya mirip alat penggiling kue, hanya saja dilengkapi dengan pemanas. Alat ini dirancang dengan pegangan yang nyaman dilengkapi fitur pemanas sekaligus getaran.

Alat ini lebih ditujukan untuk menurunkan berat badan. Bentuknya mirip cangkir dari karet yang bergetar dan dilengkapi tali agar mudah digunakan.

Awalnya dirancang pada tahun 1930 dan sedikit mengalami perubahan pada tahun 1980-an. Alat pijat asal Swedia ini sering ditemui di tempat pangkas rambut dan akhirnya lebih banyak digunakan untuk memijat kulit kepala setelah selesai mencukur rambut.

Ini adalah vibrator listrik yang paling populer hingga saat ini. Hitachi Magic Wand kini sudah dimodifikasi dengan tampilan yang lebih modern dan ramping.

(pah/vit)

Berita Terkait