6 Alternatif Posisi Bercinta dari Belakang Selain Doggy Style

6 Alternatif Posisi Bercinta dari Belakang Selain Doggy Style

- detikHealth
Senin, 17 Jun 2013 15:08 WIB
6 Alternatif Posisi Bercinta dari Belakang Selain Doggy Style
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta -

1. Tight Grip

Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Syarat yang dibutuhkan dalam posisi ini adalah kemampuan menyeimbangkan diri yang baik. Perempuan memulainya dengan membungkuk menggunakan kaki dan tangannya sebagai penopang. Selanjutnya, lelakinya tidak sekedar melakukan penetrasi seperti doggy style, tetapi juga mengangkat kaki pasangannya agar posisinya seperti melayang. Sulit, tetapi bisa memberikan sensasi penetrasi yang dalam meski agak pelan.

2. Leg Spread

Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Dengan posisi perempuan tengkurap dan kakinya rapat, pasangan lelakinya berada di atas dengan kaki mengangkangi. Kedua tangan diluruskan untuk menahan badannya agar tidak terlalu menindih. Bagi laki-laki yang ukuran penisnya tidak terlalu kecil, posisi ini masih memungkinkan penetrasi yang dalam meski tetap lebih pelan.

3. Deep Penetration

Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Sama seperti tight grip, bedanya posisi perempuan tidak ditopang dengan tangan. Dimulai dari posisi tengkurap, kaki dibuka selebar-lebarnya lalu diangkat oleh pasangan lelakinya. Lutut boleh ditekuk atau diluruskan, tergantung selera dan variasi yang diinginkan. Keuntungannya sama, yakni memberikan sensasi penetrasi yang dalam dengan kecepatan yang lebih fleksibel.

4. Chair Bend Over

Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Pada posisi ini, perempuan menungging di atas kursi dengan sikut menempel pada sandaran kursi. Laki-laki mengangkat salah satu kakinya, meletakkannya di pinggang lalu mulai melakukan penetrasi. Dibutuhkan keseimbangan yang baik untuk melakukan posisi ini agar tidak cedera.

5. Stand and Bang

Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Ini adalah posisi bercinta dari belakang yang relatif paling sederhana. Kedua pasangan sama-sama berdiri, perempuan di depan menghadap tembok atau benda apapun yang kokoh. Dari belakang, laki-laki melakukan penetrasi sambil memegang pinggang pasangannya. Melakukan posisi ini di depan cermin akan lebih sensasional karena masing-masing bisa saling melihat satu sama lain.

6. Sideway Insert

Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Pada posisi ini, perempuan tidur menghadap ke samping dengan satu tangan untuk menopang sementara kaki di sisi atas diangkat ke atas. Dari belakang, laki-laki melakukan penetrasi. Mirip posisi 'spoon' atau susunan sendok tetapi dengan variasi kaki diangkat. Bisa dilakukan sambil tiduran, atau agar lebih menantang bisa juga sambil berdiri.
Halaman 2 dari 7
Syarat yang dibutuhkan dalam posisi ini adalah kemampuan menyeimbangkan diri yang baik. Perempuan memulainya dengan membungkuk menggunakan kaki dan tangannya sebagai penopang. Selanjutnya, lelakinya tidak sekedar melakukan penetrasi seperti doggy style, tetapi juga mengangkat kaki pasangannya agar posisinya seperti melayang. Sulit, tetapi bisa memberikan sensasi penetrasi yang dalam meski agak pelan.

Dengan posisi perempuan tengkurap dan kakinya rapat, pasangan lelakinya berada di atas dengan kaki mengangkangi. Kedua tangan diluruskan untuk menahan badannya agar tidak terlalu menindih. Bagi laki-laki yang ukuran penisnya tidak terlalu kecil, posisi ini masih memungkinkan penetrasi yang dalam meski tetap lebih pelan.

Sama seperti tight grip, bedanya posisi perempuan tidak ditopang dengan tangan. Dimulai dari posisi tengkurap, kaki dibuka selebar-lebarnya lalu diangkat oleh pasangan lelakinya. Lutut boleh ditekuk atau diluruskan, tergantung selera dan variasi yang diinginkan. Keuntungannya sama, yakni memberikan sensasi penetrasi yang dalam dengan kecepatan yang lebih fleksibel.

Pada posisi ini, perempuan menungging di atas kursi dengan sikut menempel pada sandaran kursi. Laki-laki mengangkat salah satu kakinya, meletakkannya di pinggang lalu mulai melakukan penetrasi. Dibutuhkan keseimbangan yang baik untuk melakukan posisi ini agar tidak cedera.

Ini adalah posisi bercinta dari belakang yang relatif paling sederhana. Kedua pasangan sama-sama berdiri, perempuan di depan menghadap tembok atau benda apapun yang kokoh. Dari belakang, laki-laki melakukan penetrasi sambil memegang pinggang pasangannya. Melakukan posisi ini di depan cermin akan lebih sensasional karena masing-masing bisa saling melihat satu sama lain.

Pada posisi ini, perempuan tidur menghadap ke samping dengan satu tangan untuk menopang sementara kaki di sisi atas diangkat ke atas. Dari belakang, laki-laki melakukan penetrasi. Mirip posisi 'spoon' atau susunan sendok tetapi dengan variasi kaki diangkat. Bisa dilakukan sambil tiduran, atau agar lebih menantang bisa juga sambil berdiri.

(up/vit)

Berita Terkait