Awas! Bercinta Saat Haid Bisa Picu Endometriosis

Awas! Bercinta Saat Haid Bisa Picu Endometriosis

Merry Wahyuningsih - detikHealth
Kamis, 19 Sep 2013 17:30 WIB
Awas! Bercinta Saat Haid Bisa Picu Endometriosis
Ilustrasi (Foto: thinkstock)
Jakarta - Saat sedang haid, perempuan dianjurkan untuk tidak melakukan hubungan seksual. Selain kotor dan menjijikkan, bercinta saat haid juga dapat memicu berbagai penyakit, salah satunya endometriosis.

Endometriosis merupakan penyakit kronik di mana jaringan endometrium yang terdapat di dalam rahim (uterus) ditemukan tumbuh di tempat lain dalam tubuh. Jaringan ini membentuk lesi endometrium yang sangat sering ditemukan pada indung telur dan semua organ di dalam panggul wanita.

"Darah haid yang seharusnya ditemukan di rahim dan keluar lewat vagina, ini malah naik lagi ke perut jadi endometriosis. Makanya, jangan sekali-kali berhubungan seks saat haid," tegas Prof. Dr. dr. Ali Baziad, SpOG(K), Kepala Divisi Endokrinologi Reproduksi, Departemen Ilmu Kebidanan dan Kandungan FKUI/RSCM.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal ini disampaikannya dalam acara Konferensi Pers 'Terobosan Terbaru: Bebas Nyeri Endometriosis!' di Hotel Le Meridien, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (19/9/2013).

Prof Ali menjelaskan berhubungan seks saat perempuan sedang datang bulan bisa membuat darah haid yang seharusnya keluar melalui vagina malah membalik dan naik lagi ke perut. Akibatnya, darah haid akan menempel di organ perut, usus, naik ke paru atau otak, membentuk jaringan dan berkembang menjadi endometriosis atau yang juga disebut kanker jinak.

Jaringan ini membentuk lesi endometrium yang sangat sering ditemukan pada indung telur dan semua organ di dalam panggul wanita. Walaupun sangat jarang, kasus endometriosis bisa terjadi di paru-paru bahkan otak.

Jika tumbuh di luar rahim, jaringan endometrium akan menyebabkan meningkatnya kadar hormon dalam tubuh wanita selama periode menstruasi. Lesi endometrium dapat menimbulkan perlengketan yang mengakibatkan melekatnya organ-organ. Endometriosis bahkan juga dapat menyebabkan munculnya kista indung telur yang terkadang sangat besar dan menimbulkan nyeri.

"Kalau menyebar kemana-mana sampai jadi kista, akan susah punya anak. Endometriosis penyakit yang tidak bisa sembuh, hanya bisa dikontrol. Dan ini sangat menurunkan produktivitas wanita," ujar Prof Ali.

(mer/vit)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads