Keluhan Sehari-hari Ini Diklaim Bisa Sembuh Hanya dengan Orgasme

Keluhan Sehari-hari Ini Diklaim Bisa Sembuh Hanya dengan Orgasme

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Jumat, 20 Sep 2013 16:17 WIB
Keluhan Sehari-hari Ini Diklaim Bisa Sembuh Hanya dengan Orgasme
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta - Orgasme tidak hanya memberikan kepuasan secara seksual tetapi juga efek terapi, setidaknya untuk beberapa keluhan sehari-hari. Beberapa khasiatnya memang telah dibuktikan secara ilmiah, sebagian lagi baru sebatas pengalaman empiris.

Beberapa keluhan yang diklaim bisa sembuh hanya dengan orgasme antara lain sebagai berikut, seperti dikutip dari Yourtango, Jumat (20/9/2013).

1. Sakit kepala

Orgasme kerap diklaim memberikan efek analgesik alias pereda nyeri. Sama halnya dengan obat-obatan semacam ibuprofen dan asam mefenamat, orgasme bisa juga meredakan sakit kepala. Ini berlaku untuk orgasme yang didapat melalui hubungan seks maupun cara lain.

2. Cegukan

Seorang pakar kesehatan di Amerika Serikat, Dr Francis M Fesmire mengatakan bahwa cegukan bisa diredakan dengan memberikan rangsang pada saraf vagus. Saraf yang sama juga terangsang saat seseorang berhubungan seks, dan mencapai titik rangsang tertinggi saat mengalami orgasme.

3. Nyeri haid

Seperti halnya sakit kepala, nyeri haid juga bisa diredakan dengan efek analgesik alami dari orgasme. Seperti diketahui, orgasme memicu kontraksi pada otot-otot uterine yang secara terus-menerus melepaskan senyawa ke otak untuk meredakan respons terhadap rasa nyeri.

Tentu saja sangat tidak dianjurkan untuk berhubungan seks saat sedang datang bulan. Lagipula, siapa bilang orgasme hanya bisa didapat dengan berhubungan seks?

4. Stres dan depresi

Hormon rasa senang, endorphine dan oxytocine akan dilepaskan saat seseorang mengalami klimaks dalam bercinta. Pelepasan hormon ini bisa meredakan stres dan depresi, setidaknya untuk sementara waktu. Selain itu, semen yang dikeluarkan oleh laki-laki juga mengandung senyawa-senyawa antidepresan.

5. Insomnia

Stres dan depresi adalah sebagian dari berbagai penyebab susah tidur alias insomnia. Meredakan stres, berarti juga mengobati insomnia. Orgasme melepaskan hormon-hormon rasa senang, antara lain endorphine dan oxytocine yang bakal membuat tidur terasa lebih pulas.
Halaman 2 dari 6
Orgasme kerap diklaim memberikan efek analgesik alias pereda nyeri. Sama halnya dengan obat-obatan semacam ibuprofen dan asam mefenamat, orgasme bisa juga meredakan sakit kepala. Ini berlaku untuk orgasme yang didapat melalui hubungan seks maupun cara lain.

Seorang pakar kesehatan di Amerika Serikat, Dr Francis M Fesmire mengatakan bahwa cegukan bisa diredakan dengan memberikan rangsang pada saraf vagus. Saraf yang sama juga terangsang saat seseorang berhubungan seks, dan mencapai titik rangsang tertinggi saat mengalami orgasme.

Seperti halnya sakit kepala, nyeri haid juga bisa diredakan dengan efek analgesik alami dari orgasme. Seperti diketahui, orgasme memicu kontraksi pada otot-otot uterine yang secara terus-menerus melepaskan senyawa ke otak untuk meredakan respons terhadap rasa nyeri.

Tentu saja sangat tidak dianjurkan untuk berhubungan seks saat sedang datang bulan. Lagipula, siapa bilang orgasme hanya bisa didapat dengan berhubungan seks?

Hormon rasa senang, endorphine dan oxytocine akan dilepaskan saat seseorang mengalami klimaks dalam bercinta. Pelepasan hormon ini bisa meredakan stres dan depresi, setidaknya untuk sementara waktu. Selain itu, semen yang dikeluarkan oleh laki-laki juga mengandung senyawa-senyawa antidepresan.

Stres dan depresi adalah sebagian dari berbagai penyebab susah tidur alias insomnia. Meredakan stres, berarti juga mengobati insomnia. Orgasme melepaskan hormon-hormon rasa senang, antara lain endorphine dan oxytocine yang bakal membuat tidur terasa lebih pulas.

(up/vit)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads