Dibantu 2 Relawan, Ilmuwan Menguji Keamanan 12 Posisi Bercinta

Dibantu 2 Relawan, Ilmuwan Menguji Keamanan 12 Posisi Bercinta

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Jumat, 18 Okt 2013 10:03 WIB
Dibantu 2 Relawan, Ilmuwan Menguji Keamanan 12 Posisi Bercinta
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta - Tidak semua posisi bercinta aman bagi yang pernah operasi penggantian tulang panggul. Untuk memastikan posisi apa saja yang berbahaya, ilmuwan sampai harus melibatkan 2 ilmuwan yang memeragakan 12 posisi bercinta di laboratorium.

Pengorbanan 2 orang relawan muda ini tentu sangat berharga. Selama ini, saran-saran yang diberikan dokter terkait posisi bercinta yang aman cuma didasarkan pada penilaian pribadi para dokter dengan memperhatikan kondisi pasien secara individual.

Atas persetujuan yang bersangkutan, 2 relawan ini memperagakan 12 posisi bercinta di laboratorium dan diamati dengan teknologi Magnetic Resonance Imaging (MRI). Tiap gerakan yang terekam dievaluasi berdasarkan tingkat keamanannya bagi panggul buatan seusai operasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidak cuma itu, tubuh kedua relawan juga ditempeli berbagai sensor yang dipakai ilmuwan untuk memonitor tiap detail gerakan. Masing-masing dari 12 posisi itu juga hjarus diulang sebanyak 3 kali untuk memastikan bahwa hasil evaluasinya konsisten.

Beberapa posisi aman untuk dilakukan, beberapa yang lain tidak dianjurkan. Laki-laki punya relatif lebih banyak pilihan posisi, sedangkan perempuan harus menghindari beberapa posisi karena cukup berisiko jika pernah menjalani penggantian tulang panggul.

"Seks untuk mereka yang menggunakan panggul buatan bisa memicu dislokasi (pergeseran), peradangan dan instabilitas sendi selama melakukan aktivitas seksual," tulis para ilmuwan dalam laporan ilmiahnya seperti dikutip dari News.com.au, Jumat (18/10/2013).

Sayangnya, tidak disebutkan dengan pasti bagaimana para relawan melakukan hubungan seks dalam suasana sangat ilmiah seperti itu. Namun dalam laporannya, para ilmuwan menyebutkan bahwa kedua relawan cuma diminta mensimulasikan gerakan tetapi tidak benar-benar berhubungan seks.

(up/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads