Pengorbanan 2 orang relawan muda ini tentu sangat berharga. Selama ini, saran-saran yang diberikan dokter terkait posisi bercinta yang aman cuma didasarkan pada penilaian pribadi para dokter dengan memperhatikan kondisi pasien secara individual.
Atas persetujuan yang bersangkutan, 2 relawan ini memperagakan 12 posisi bercinta di laboratorium dan diamati dengan teknologi Magnetic Resonance Imaging (MRI). Tiap gerakan yang terekam dievaluasi berdasarkan tingkat keamanannya bagi panggul buatan seusai operasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa posisi aman untuk dilakukan, beberapa yang lain tidak dianjurkan. Laki-laki punya relatif lebih banyak pilihan posisi, sedangkan perempuan harus menghindari beberapa posisi karena cukup berisiko jika pernah menjalani penggantian tulang panggul.
"Seks untuk mereka yang menggunakan panggul buatan bisa memicu dislokasi (pergeseran), peradangan dan instabilitas sendi selama melakukan aktivitas seksual," tulis para ilmuwan dalam laporan ilmiahnya seperti dikutip dari News.com.au, Jumat (18/10/2013).
Sayangnya, tidak disebutkan dengan pasti bagaimana para relawan melakukan hubungan seks dalam suasana sangat ilmiah seperti itu. Namun dalam laporannya, para ilmuwan menyebutkan bahwa kedua relawan cuma diminta mensimulasikan gerakan tetapi tidak benar-benar berhubungan seks.
(up/)











































