Dengan menggunakan kondom, hubungan seks berisiko memang menjadi lebih aman hingga tidak terjadi penularan penyakit kelamin. Kehamilan tak diinginkan pun dapat dicegah. Namun kondisi ini bukan berarti kondom dapat memicu keinginan untuk melakukan seks berisiko.
"Selama ini temuan yang kami (Komisi Penanggulangan AIDS Nasional) dapatkan, kondom tidak memicu seks bebas," tegas Dr Kemal Siregar, Sekretaris Komisi Pengendalian AIDS Nasional (KPAN), dalam acara Konferensi Pers Pekan Kondom Nasional 2013, di Balai Kartini, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (14/11/2013).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal yang sama juga pernah disampaikan Zoya Amirin, MPsi, psikolog seksual dan pengajar dari Universitas Indonesia, kepada detikHealth. Menurut Zoya, adanya kondom sama sekali tidak akan memicu orang untuk melakukan seks bebas.
Hal ini pernah dibuktikannya ketika memberikan tugas pada mahasiswa untuk membeli kondom. Setelah semua mahasiswanya memiliki kondom masing-masing, ia pun bertanya apakah kondom membuat mereka berkeinginan untuk melakukan hubungan seksual. Jawabannya tidak.
"Artinya bukan kondomnya yang memicu orang untuk melakukan seks bebas, tapi karena memang sudah ada keinginan terlebih dulu. Dan dengan menggunakan kondom, setidaknya dia lebih aman, terhindar dari penyakit kelamin dan kehamilan yang tidak diinginkan," jelas Zoya, beberapa waktu lalu.
(mer/)











































