"Ejakulasi dini (ED) masih memungkinkan peluang terjadinya hamil, walaupun memang kebanyakan tidak bisa membuat pasangan puas. Harus dilihat dulu apa jenis ejakulasi dini yang saudara alami," jelas dr Andri Wanananda, MS, seksolog dari Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara, Jakarta, kepada detikHealth, dan ditulis pada Senin (31/3/2014).
dr Andri menjelaskan, ejakulasi dini diklasifikasikan menjadi tiga, yaitu:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. ED sedang, yaitu ejakulasi yang langsung terjadi setelah penis masuk vagina.
3. ED berat yaitu ejakulasi yang langsung terjadi saat penis menyentuh kelamin wanita bagian luar. Bahkan ada pula pria ED berat yang mengalami ejakulasi sebelum penisnya menyentuh kelamin wanita bagian luar.
"Pada jenis ED berat seperti ini hambatan kehamilan mungkin saja terjadi, karena tidak ada penetrasi penis yang bisa menghantarkan sel sperma ke dalam rahim istri," lanjut dr Andri.
Kalau yang Anda alami bukan ED berat, artinya masih terjadi penetrasi penis, kendatipun sesaat dan masih memungkinkan terjadi kehamilan karena ejakulasi masih terjadi dalam vagina istri.
Ejakulasi dini adalah proses keluarnya sperma yang terlalu cepat. Menurut penelitian pria yang mengalami ejakulasi dini hanya bisa bertahan selama satu menit atau kurang dari itu. Sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa pria dengan ejakulasi dini biasanya hanya bisa bertahan 15 sampai 60 detik. Maka itu, pria dengan ejakulasi dini biasanya dianggap tak bisa membahagiakan pasangannya .
(mer/vit)











































