Sperma Berbau Mirip Kaporit, Normalkah?

Sperma Berbau Mirip Kaporit, Normalkah?

- detikHealth
Rabu, 14 Mei 2014 09:30 WIB
Sperma Berbau Mirip Kaporit, Normalkah?
Ilustrasi (Foto: Getty Images)
Jakarta - Sperma yang sehat diperlukan untuk dapat membuahi sel telur dan memiliki keturunan. Untuk dapat mengetahuinya, memang diperlukan pemeriksaan secara laboratorium. Tapi ada beberapa kriteria yang dapat pria ketahui secara kasat mata, termasuk dari aroma.

Sebagian besar cairan dalam air mani disekresikan dari organ reproduksi laki-laki, yaitu 65 persen cairan yang diproduksi oleh vesikula seminalis, 30 sampai 35 persen pada prostat, dan 5 persen dari testis dan epididimis. Normalnya, sperma yang sehat beraroma klorin, yang sering disebut mirip cairan pemutih pakaian atau kaporit.

"Bau yang Anda ungkapkan adalah normal (cairan pemutih pakaian atau kaporit)," jelas dr Andri Wanananda, MS, seksolog dari Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara, kepada detikHealth, Rabu (14/5/2014).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tapi aroma tersebut tidak menetap, karena jenis asupan makanan dan minuman punya kontribusi menciptakan bau sperma yang khas. dr Andri menjelaskan bahwa bau sperma ditentukan oleh jenis makanan atau minuman yang pria konsumsi.

"Cairan sperma terdiri dari cairan plasma seminalis, sebagian kecil adalah sel jantan (spermatozoa) dan mucus (lendir)," tambah dr Andri.

Selain aroma, makanan juga mempengaruhi cita rasa (taste) dari sperma. dr Andri mengatakan sperma akan terasa pahit dan masam bila seorang pria banyak makan daging merah, produk hewani, bawang, bawang putih dan kopi. Namun akan terasa manis bila pria banyak makan buah-buahan yang mengandung gula alami seperti jeruk, pisang dan apel.



(mer/vit)

Berita Terkait