Sperma Bisa Habis karena Keseringan Masturbasi?

Sperma Bisa Habis karena Keseringan Masturbasi?

- detikHealth
Senin, 19 Mei 2014 17:03 WIB
Sperma Bisa Habis karena Keseringan Masturbasi?
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Masturbasi tampaknya sudah menjadi 'ritual' umum di kalangan pria yang tidak memiliki pasangan. Karena tak bergantung dengan orang lain, kadang pria melakukannya secara berlebihan. Lantas apakah sperma bisa habis bila sering 'dibuang' saat masturbasi?

"Sperma tidak akan habis sesering apapun Anda melakukan masturbasi. Turn-over (perputaran) produksi cairan sperma bergantung pada usia dan kebugaran fisik pria," jelas dr Andri Wanananda, MS, kepada detikHealth, Senin (19/5/2014).

Seksolog sekaligus pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta ini menjelaskan bahwa laki-laki yang sehat akan memproduksi 70-150 juta sperma per hari. Sperma ini terdapat dalam air mani yang mana rata-rata volume air mani normal yang dihasilkan pada ejakulasi adalah 2-5 ml (setengah sampai 1 sendok makan ukuran Inggris).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sperma diproduksi di testis dan membutuhkan waktu selama 10 minggu untuk menjadi matang," lanjut dr Andri.

Sperma yang matang ini bisa menunggu selama dua minggu di daerah yang disebut epididimis (waduk penyimpanan sperma), organ yang berada di atas testis.

"Dari kepentingan terapi, usia sperma jarang dijadikan tolok ukur kesuburan pria. Hanya jumlah, bentuk dan motilitas sperma yang dipentingkan sebagai tolok ukur," tutur dr Andri.

dr Andri menuturkan, secara medis masturbasi memang dianggap cara paling sehat untuk menyalurkan hasrat seksual bagi individu yang tidak memiliki pasangan, karena tidak akan membuat orang lain hamil atau tertular infeksi menular seksual.

Namun masturbasi sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan, dilakukan dengan tidak mengganggu kehidupan, serta tetap aktif menjalankan tugas dan tanggung jawab sosial dan bermasyarakat.




(mer/up)

Berita Terkait