Cairan Mani Keluar Tanpa Ereksi, Adakah Indikasi Penyakit Kelamin?

Cairan Mani Keluar Tanpa Ereksi, Adakah Indikasi Penyakit Kelamin?

- detikHealth
Jumat, 13 Jun 2014 11:34 WIB
Cairan Mani Keluar Tanpa Ereksi, Adakah Indikasi Penyakit Kelamin?
Foto: Ilustrasi (Thinkstock)
Jakarta - Cairan semen atau air mani dihasilkan oleh kelenjar vesikula seminalis yang terletak di dekat kelenjar prostat di sekitar kantung kemih. Ketika pria ejakulasi, cairan tersebut akan keluar bersamaan dengan cairan prostat serta sperma.

Beberapa pria pun mempunyai keluhan cairan mani keluar tanpa ereksi, senggama atau masturbasi. Biasanya memang hal itu terjadi akibat mengejan terlalu kuat ketika BAB, sehingga kelenjar vesikula seminalis (penghasil semen) tergencet dan cairannya keluar.

Akan tetapi tak sedikit dari kita yang menjadi takut dan panik karena mengira hal itu disebabkan oleh penyakit kelamin. Lalu apakah benar seperti itu?

Menjawab pertanyaan tersebut, dr Gideon FP Tampubolon SpU dari RS Premier Bintaro membantah bahwa cairan mani yang keluar tanpa ereksi merupakan pertanda dari penyakit apapun, termasuk penyakit kelamin atau akibat infeksi menular seksual.

"Nggak kok. Nggak seperti itu, tidak berbahaya," tutur dr Gideon ketika ditemui detikHealth di RS Premier Bintaro, Jalan MH Thamrin, Bintaro Sektor 7, Tangerang Selatan, dan ditulis Jumat (13/6/2014).

Dijelaskan dr Gideon bahwa cairan semen dari kelenjar vesikula seminalis ketika sedang tidak ereksi tersebut hanyalah cairan biasa yang normal diproduksi di daerah sekitar prostat dan kantung kemih. Sehingga bukan akibat penyakit kelamin atau infeksi di saluran kemih.

dr Gideon menambahkan bahwa memang ada penyakit kelamin akibat infeksi di saluran kencing. Namun gejala dan pertannya berbeda karena yang keluar bukanlah cairan mani melainkan nanah.

"Kalo infeksi di saluran kencing biasanya GO atau Gonorrhea ya. Itu infeksi kuman, jadi kalau kencing bernanah karena ada nanah di saluran kencingnya," ungkap dr Gideon lagi.

(up/up)

Berita Terkait