Tak banyak diketahui banyak orang, banyak rahasia-rahasia di balik Mr P yang masih jarang diketahui, seperti dirangkum detikHealth, Kamis (24/7/2014) berikut:
1. Air seni menetes keluar usai berkemih
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
"Sebetulnya itu bukan masalah besar, namun banyak laki-laki yang khawatir mengenai hal ini," kata Joseph Sonstein, MD, seorang urolog dari University of Texas Medical Branch.
Rupanya, hal itu disebabkan karena uretra bertugas membawa urin dari kandung kemih ke ujung penis, bentuknya hampir menyerupai huruf U terbalik. Selesai buang air kecil, pasti ada sedikit yang tersisa di 'selang' itu. Karena adanya gravitasi, itulah yang menyebabkan kebocoran air seni saat Anda menutup ritsleting.
Dr Sonstein menambahkan, aliran di uretra yang lemah bisa menjadi tanda adanya pembesaran prostat atau peradangan, umumnya terjadi di kalangan orang tua. Tapi, jika ini terjadi bagi laki-laki muda, bisa jadi merupakan akibat dari stres.
2. Penis menyusut saat basah
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Nah, otot di skrotum yang mengarah ke penis dan berpengaruh pada testikel akan mengkerut ketika suhu rendah. Akibatnya, secara otomatis skrotum akan terdorong ke arah tubuh.
Kontraksi inilah yang menyebabkan otot penis dan jaringannya menyusut. Hal sebaliknya terjadi ketika suhu panas, testikel dan penis akan menggantung jauh dari tubuh Anda.
3. Penis tegang saat pagi hari
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Seperti pada mimpi basah juga. Mimpi basah terjadi karena adanya tingkat testosteron yang memuncak. Biasanya testosteron meningkat saat malam hari dan memuncak pada pagi hari.
"Laki-laki remaja memiliki testosteron yang tinggi, itu mengapa mereka sering mengalami mimpi basah daripada yang sudah dewasa," tutur Dr. Sonstein.
4. Warna urine tergantung makanan dan minuman
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Jika Anda terhidrasi dengan optimal, biasanya urin Anda akan cenderung bening
5. Mr P bisa gagal ereksi sesekali
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
"Bila Anda merasa sangat tertekan dan khawatir, hal itu akan membuat gagal ereksi makin sering terjadi," jelas Dr. Sonstein.
Bila keadaan sangat-sangat memburuk, Dr Sonstein menyarankan mengonsumsi sedikit viagra dengan dosis rendah untuk mengembalikan kegagahan Anda kembali.
Halaman 2 dari 6











































