"Beberapa tahun tidak bercinta bukan jaminan hymen akan utuh kembali," tegas seksolog dr Andri Wanananda MS kepada detikHealth dan ditulis pada Sabtu (9/8/2014).
Menurut dr Andri, setelah melakukan hubungan seksual, pada selaput dara bisa terjadi robekan, bisa juga tetap utuh. Hal ini bergantung pada kekenyalan jaringan hymen tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, untuk memastikan apakah selaput dara wanita masih utuh atau sudah terkoyak, bisa dilakukan pemeriksaan di klinik kebidanan. Terkait dengan tidak adanya perdarahan vagina sesudah sekian kali hubungan intim, bisa karena selaput-dara (hymen) elastis.
Selain itu, bisa juga karena penetrasi penis tidak sampai membuat sentuhan yang membuat hymen koyak. Begitu juga ketika vagina berdarah ketika dimasukkan jari tangan atau alat belum tentu akibat robekan selaput darah.
"Bisa jadi perdarahan itu akibat iritasi pada dinding vagina akibat masturbasi yang intens, jadi bukan selalu karena selaput dara yang robek," kata dr Andri.
"Jadi sekali lagi trauma pada vagina hingga berdarah tidak selalu karena robekan pada selaput dara (hymen). Bisa pula karena dinding vagina terluka," tandasnya.
(rdn/ajg)











































