5 Kebiasaan Baik yang Bisa Cegah Disfungsi Ereksi

5 Kebiasaan Baik yang Bisa Cegah Disfungsi Ereksi

- detikHealth
Selasa, 02 Sep 2014 19:03 WIB
5 Kebiasaan Baik yang Bisa Cegah Disfungsi Ereksi
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta - Disfungsi ereksi bisa menjadi mimpi buruk bagi setiap pria. Sebab, saat mengalami hal tersebut, seorang pria bisa dianggap tidak gagah lagi.

Sebenarnya faktor yang menyebabkan disfungsi ereksi adalah gaya hidup yang dilakukan oleh pria tersebut. "Banyak pria yang tahu jika gaya hidup mereka bisa membahayakan kesehatan. Namun, mereka tidak akan mengubah cara hidupnya hingga hal ini belum berdampak pada kehidupan seks mereka," jelas dr Charles Walker, asisten profesor urologi dan cofounder dari Cardiovaskular and Sexual Health clinic, Yale Univeristy.

Berikut ini kebiasaan yang perlu Anda lakukan jika ingin menjaga kemampuan ereksi Anda. Dirangkum dari berbagai sumber oleh detikHealth, Selasa (2/9/2014).

1. Kurangi asupan obat

Bukan hanya sejumlah obat antidepresan dan penurun tekanan darah saja yang bisa memberi efek samping pada masalah ereksi. Obat alergu dan demam pun juga bisa memberi efek yang sama.

"Dalam obat tersebut terdapat Sudafed, atau kandungan yang bertindak sama seperti epinefrin, atau hormon adrenalin, yang dapat menurnunkan kemampuan untuk terangsang," jelas Harry Fisch, M.D., profesor klinik dari urologi and reproductive medicine, Weill Cornell Medical College.

2. Tinggal pekerjaan di kantor

"Pekerjaan yang membuat stres merupakan faktor terbesar pada masalah fungsi seksual," ujar dr Charles Walker, asisten profesor urologi dan cofounder dari Cardiovaskular and Sexual Health clinic, Yale Univeristy.

Banyak pria usia 40-50 yang sukses di pekerjaannya, namun memiliki tingkat stres yang tinggi karena pekerjaannya. Oleh sebab itu, banyak dari mereka yang terkena disfungsi ereksi.

Pria yang membawa pekerjaannya ke rumah akan meningkatkan kecemasan mereka terhadap pekerjaan. Pada saat membawa pekerjaan ke rumah juga akan membuat seorang pria lupa untuk tidur dan berolahraga, inilah yang menjadi penyebab disfungsi ereksi.

3. Tidur cukup

"Tidur dapat memberikan dampak pembebasan testosteron pada Anda, testosteron ini tidak terikat pada protein dan bebas melakukan apa yang dibutuhkan oleh tubuh Anda, termasuk mendukung libido dan fungsi seksual,' jelas dr Walker

Keseimbangan pada hormon di otak seperti dopamin dan serotonin dapat memberi efek pada ereksi Anda. Hormon ini diatur pada saat Anda tidur. Waktu tidur yang ideal untuk Anda adalah 7-8 jam.

4. Sikat gigi

Pada tahun 2012, studi di Turki menemukan jika pria yang memiliki masalah disfungsi ereksi juga memiliki masalah kesehatan gusi dibandingkan dengan mereka yang tidak.
British Dental Health Foundation pun melaporkan 4 dari 5 pria memiliki sejumlah disfungsi ereksi dan kesehatan gusi.

Lalu apa hubungannya mulut dengan difungsi ereksi? Saat gigi Anda mengalami pembusukan, sistem imun Anda akan menyerang patogen dalam mulut. Bakteri lalu akan masuk ke pembuluh darah dan merusak aliran darah. 

5. Jangan memangku laptop

"Laptop dapat menghasilkan panas dan dapat menurunkan jumlah sperma dan kadar testosteron Anda," jelas dr Fisch.

Sel di testis yang memproduksi dapat memproduksi hormon sangat sensitif terhadap panas. Terlalu lama berada dekat PC juga mungkin bisa berdampak pada Mr.P dan merusak kemampuan Anda untuk berereksi.
Halaman 2 dari 6
Bukan hanya sejumlah obat antidepresan dan penurun tekanan darah saja yang bisa memberi efek samping pada masalah ereksi. Obat alergu dan demam pun juga bisa memberi efek yang sama.

"Dalam obat tersebut terdapat Sudafed, atau kandungan yang bertindak sama seperti epinefrin, atau hormon adrenalin, yang dapat menurnunkan kemampuan untuk terangsang," jelas Harry Fisch, M.D., profesor klinik dari urologi and reproductive medicine, Weill Cornell Medical College.

"Pekerjaan yang membuat stres merupakan faktor terbesar pada masalah fungsi seksual," ujar dr Charles Walker, asisten profesor urologi dan cofounder dari Cardiovaskular and Sexual Health clinic, Yale Univeristy.

Banyak pria usia 40-50 yang sukses di pekerjaannya, namun memiliki tingkat stres yang tinggi karena pekerjaannya. Oleh sebab itu, banyak dari mereka yang terkena disfungsi ereksi.

Pria yang membawa pekerjaannya ke rumah akan meningkatkan kecemasan mereka terhadap pekerjaan. Pada saat membawa pekerjaan ke rumah juga akan membuat seorang pria lupa untuk tidur dan berolahraga, inilah yang menjadi penyebab disfungsi ereksi.

"Tidur dapat memberikan dampak pembebasan testosteron pada Anda, testosteron ini tidak terikat pada protein dan bebas melakukan apa yang dibutuhkan oleh tubuh Anda, termasuk mendukung libido dan fungsi seksual,' jelas dr Walker

Keseimbangan pada hormon di otak seperti dopamin dan serotonin dapat memberi efek pada ereksi Anda. Hormon ini diatur pada saat Anda tidur. Waktu tidur yang ideal untuk Anda adalah 7-8 jam.

Pada tahun 2012, studi di Turki menemukan jika pria yang memiliki masalah disfungsi ereksi juga memiliki masalah kesehatan gusi dibandingkan dengan mereka yang tidak.
British Dental Health Foundation pun melaporkan 4 dari 5 pria memiliki sejumlah disfungsi ereksi dan kesehatan gusi.

Lalu apa hubungannya mulut dengan difungsi ereksi? Saat gigi Anda mengalami pembusukan, sistem imun Anda akan menyerang patogen dalam mulut. Bakteri lalu akan masuk ke pembuluh darah dan merusak aliran darah. 

"Laptop dapat menghasilkan panas dan dapat menurunkan jumlah sperma dan kadar testosteron Anda," jelas dr Fisch.

Sel di testis yang memproduksi dapat memproduksi hormon sangat sensitif terhadap panas. Terlalu lama berada dekat PC juga mungkin bisa berdampak pada Mr.P dan merusak kemampuan Anda untuk berereksi.

(up/up)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads