Jakarta -
Jangan hanya disayang karena Mr P bisa memuaskan istri. Penis pun harus diperhatikan sebab organ vital ini dapat dijadikan indikator utama kondisi kesehatan seorang pria.
Simak lanjutan pemaparannya seperti dirangkum detikHealth dari berbagai sumber, Kamis (2/10/2014) berikut ini:
1. Tak sensitif lagi
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Sekali disentuh, penis Anda biasanya gampang bereaksi. Namun bila tak sensitif lagi bisa jadi ada yang salah dengan pola makan Anda. Untuk itu agar ini tidak terjadi, pastikan mengonsumsi sedikitnya 2,4 mikrogram vitamin B12 (dari kerang, susu dan daging), dan 400 mikrogram folat (dari sayuran hijau) setiap hari.
"Sebab kekurangan vitamin-vitamin ini bisa menghambat jalannya sinyal dari otak ke saraf penis Anda," kata Dr Paduch.
2. Sering kebelet pipis
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Salah satu penyebab kondisi ini adalah 'benign prostatic hyperplasia' (BPH). Biasanya sering muncul pada pria berumur 70-an dan 80-an.
Menurut pakar, saat prostat membesar, organ ini akan menekan pembuluh yang bertugas membawa urine keluar dari tubuh, sehingga Anda jadi sering kebelet pipis.
3. Susah ejakulasi atau tak bisa orgasme
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Penyebab utamanya adalah kadar testosterone yang rendah, padahal menurut Dr Paduch, hormon inilah yang membantu menghasilkan sperma. Dan makin banyak sperma yang Anda miliki, maka Anda akan lebih mudah ejakulasi.
Ini bisa terjadi karena obat-obatan yang Anda konsumsi, misalnya obat depresi.
4. Bentuk penis tampak aneh saat ereksi
Ilustrasi (Foto: Getty Images)
|
Diperkirakan ada 23-40 persen pria yang mengalami penyakit Peyronie, kondisi yang menyebabkan penis membengkok sebesar 30 derajat atau lebih. Ini bisa terjadi karena faktor genetik, kebanyakan bercinta atau bahkan jarang berhubungan intim.
Bila Anda mengalaminya, konsultasikan pada dokter dan mintalah tes gula darah, karena gula darah yang tinggi disinyalir dapat memicu gangguan ini.
Sekali disentuh, penis Anda biasanya gampang bereaksi. Namun bila tak sensitif lagi bisa jadi ada yang salah dengan pola makan Anda. Untuk itu agar ini tidak terjadi, pastikan mengonsumsi sedikitnya 2,4 mikrogram vitamin B12 (dari kerang, susu dan daging), dan 400 mikrogram folat (dari sayuran hijau) setiap hari.
"Sebab kekurangan vitamin-vitamin ini bisa menghambat jalannya sinyal dari otak ke saraf penis Anda," kata Dr Paduch.
Salah satu penyebab kondisi ini adalah 'benign prostatic hyperplasia' (BPH). Biasanya sering muncul pada pria berumur 70-an dan 80-an.
Menurut pakar, saat prostat membesar, organ ini akan menekan pembuluh yang bertugas membawa urine keluar dari tubuh, sehingga Anda jadi sering kebelet pipis.
Penyebab utamanya adalah kadar testosterone yang rendah, padahal menurut Dr Paduch, hormon inilah yang membantu menghasilkan sperma. Dan makin banyak sperma yang Anda miliki, maka Anda akan lebih mudah ejakulasi.
Ini bisa terjadi karena obat-obatan yang Anda konsumsi, misalnya obat depresi.
Diperkirakan ada 23-40 persen pria yang mengalami penyakit Peyronie, kondisi yang menyebabkan penis membengkok sebesar 30 derajat atau lebih. Ini bisa terjadi karena faktor genetik, kebanyakan bercinta atau bahkan jarang berhubungan intim.
Bila Anda mengalaminya, konsultasikan pada dokter dan mintalah tes gula darah, karena gula darah yang tinggi disinyalir dapat memicu gangguan ini.
(lil/vit)