Jason Garnett (23), pegawai sebuah hotel di North Yorkshire bangun tidur dalam kondisi ereksi, pada pukul 9 pagi, Jumat pekan lalu. Hingga sejam kemudian, pria ini tidak merasa ada masalah. Namun ketika ereksi belum juga berhenti hingga makan siang, Jason pun panik dan menceritakan kondisinya pada rekannya.
"Seharusnya Anda melihat wajahnya saat saya bilang ada yang tidak beres. Dia histeris pertamanya, tapi kemudian menyadari betapa seriusnya kondisi yang saya alami," kata Jason kepada The Sun, dikutip dari News.com.au, Selasa (7/10/2014).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilaporkan, dokter sampai harus menyedot 1,1 liter darah dari penis Jason. Dokter juga menyuntikkan obat ke dalam penisnya sebanyak 24 kali, untuk membatasi aliran darah ke organ vitalnya.
"Melihat mereka menusuk-nusuk penis saja dengan jarum adalah pengalaman yang mengerikan, seperti sesuatu dalam film horor. Nyerinya saya beri nilai 10 dari 10," kata Jason.
Ereksi tanpa henti yang dialami Jason akhirnya baru bisa dijinakkan setelah 17 jam. Segalanya, menurut Jason, kini sudah kembali normal. Namun diakuinya, kondisi penisnya seperti habis perang, warnanya hitam dan biru. Mungkin karena lebam.










































