17 Jam Ereksi Tanpa Henti, Pria Ini Sampai Harus Disedot Darahnya

17 Jam Ereksi Tanpa Henti, Pria Ini Sampai Harus Disedot Darahnya

- detikHealth
Selasa, 07 Okt 2014 08:38 WIB
17 Jam Ereksi Tanpa Henti, Pria Ini Sampai Harus Disedot Darahnya
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
North Yorkshire, Inggris - Bangun pagi dalam kondisi ereksi adalah hal yang wajar bagi kaum lelaki. Seorang pria muda di Inggris tidak menaruh curiga ketika mengalaminya, hingga akhirnya panik karena ereksinya tidak juga hilang hingga sore hari.

Jason Garnett (23), pegawai sebuah hotel di North Yorkshire bangun tidur dalam kondisi ereksi, pada pukul 9 pagi, Jumat pekan lalu. Hingga sejam kemudian, pria ini tidak merasa ada masalah. Namun ketika ereksi belum juga berhenti hingga makan siang, Jason pun panik dan menceritakan kondisinya pada rekannya.

"Seharusnya Anda melihat wajahnya saat saya bilang ada yang tidak beres. Dia histeris pertamanya, tapi kemudian menyadari betapa seriusnya kondisi yang saya alami," kata Jason kepada The Sun, dikutip dari News.com.au, Selasa (7/10/2014).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jason kemudian dibawa ke rumah sakit. Dokter di tempat tersebut mendiagnosis Jason mengalami priapism, sebuah kondisi langka yang menyebabkan ereksi tidak normal. Ereksi yang bukan disebabkan oleh rangsang seksual ini, jika tidak diatasi, lama kelamaan bisa memicu kerusakan permanen pada Mr P.

Dilaporkan, dokter sampai harus menyedot 1,1 liter darah dari penis Jason. Dokter juga menyuntikkan obat ke dalam penisnya sebanyak 24 kali, untuk membatasi aliran darah ke organ vitalnya.

"Melihat mereka menusuk-nusuk penis saja dengan jarum adalah pengalaman yang mengerikan, seperti sesuatu dalam film horor. Nyerinya saya beri nilai 10 dari 10," kata Jason.

Ereksi tanpa henti yang dialami Jason akhirnya baru bisa dijinakkan setelah 17 jam. Segalanya, menurut Jason, kini sudah kembali normal. Namun diakuinya, kondisi penisnya seperti habis perang, warnanya hitam dan biru. Mungkin karena lebam.


(up/vit)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads