10 Fakta Ereksi yang Jarang Terungkap (1)

10 Fakta Ereksi yang Jarang Terungkap (1)

- detikHealth
Jumat, 10 Okt 2014 18:40 WIB
10 Fakta Ereksi yang Jarang Terungkap (1)
Illustrasi: Thinkstock
Jakarta - Hampir tiap hari kaum lelaki mengalami ereksi atau menegangnya alat kelamin, baik karena rangsang seksual maupun sebab lain. Namun pernahkah terpikir ada beberapa jenis ereksi, atau apa hubungan ereksi dengan kurang tidur?

Beberapa fakta unik tentang ereksi yang jarang terungkap adalah sebagai berikut, seperti dikutip dari berbagai sumber, Jumat (10/10/2014).

1. 3 Jenis Ereksi

Illustrasi: Thinkstock
Sedikitnya dikenal 3 jenis ereksi. Jenis pertama adalah ereksi refleksogenik yang dipicu oleh rangsangan seksual secara nyata. Jenis kedua adalah ereksi psikogenik yang dipicu oleh rangsang audiovisual atau khayalan, sedangkan jenis ketiga adalah ereksi nocturnal yang bisa terjadi sewaktu-waktu pada malam hari.

Dua jenis ereksi yang disebut belakangan bisa muncul sewaktu-waktu, kadang pada saat-saat yang tidak diharapkan.

2. Rokok dan Alkohol 'Membunuh' Ereksi

Illustrasi: Thinkstock
Penelitian menunjukkan, disfungsi ereksi pada usia muda mungkin berhubungan dengan konsumsi alkohol serta rokok. Secara umum, disfungsi ereksi juga dikaitkan dengan gaya hidup yang tidak sehat. Olahraga dan pola makan yang seimbang bisa menjauhkan risiko impotensi.

3. Seks Oral Memberikan Ereksi Lebih Besar

Illustrasi: Thinkstock
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa ereksi cenderung lebih besar saat laki-laki menerima seks oral dari pasangannya. Pembandingnya adalah laki-laki yang hanya bisa membayangkan, atau memberikan rangsang secara mandiri dengan tangannya sendiri.

4. Tidur Cukup Kalau Mau Keras

Illustrasi: Thinkstock
Kurang tidur tidak hanya menurunkan libido atau gairah seks, melainkan juga mempengaruhi siklus ereksi yang terjadi pada malam hari. Untuk mendapatkan ereksi yang optimal, dibutuhkan istirahat yang cukup baik secara kualitas maupun kuantitas.

5. Butuh Privasi

Illustrasi: Thinkstock
Kemaluan laki-laki juga mempunyai sifat pemalu. Untuk bisa mendapatkan ereksi yang maksimal, mereka butuh privasi yang baik. Berada di lingkungan yang hiruk pikuk, atau satu rumah dengan banyak orang, bisa membuat ereksi terhambat. Semakin privasinya terjaga, ereksi maksimal akan semakin mudah didapatkan.
Halaman 2 dari 6
Sedikitnya dikenal 3 jenis ereksi. Jenis pertama adalah ereksi refleksogenik yang dipicu oleh rangsangan seksual secara nyata. Jenis kedua adalah ereksi psikogenik yang dipicu oleh rangsang audiovisual atau khayalan, sedangkan jenis ketiga adalah ereksi nocturnal yang bisa terjadi sewaktu-waktu pada malam hari.

Dua jenis ereksi yang disebut belakangan bisa muncul sewaktu-waktu, kadang pada saat-saat yang tidak diharapkan.

Penelitian menunjukkan, disfungsi ereksi pada usia muda mungkin berhubungan dengan konsumsi alkohol serta rokok. Secara umum, disfungsi ereksi juga dikaitkan dengan gaya hidup yang tidak sehat. Olahraga dan pola makan yang seimbang bisa menjauhkan risiko impotensi.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa ereksi cenderung lebih besar saat laki-laki menerima seks oral dari pasangannya. Pembandingnya adalah laki-laki yang hanya bisa membayangkan, atau memberikan rangsang secara mandiri dengan tangannya sendiri.

Kurang tidur tidak hanya menurunkan libido atau gairah seks, melainkan juga mempengaruhi siklus ereksi yang terjadi pada malam hari. Untuk mendapatkan ereksi yang optimal, dibutuhkan istirahat yang cukup baik secara kualitas maupun kuantitas.

Kemaluan laki-laki juga mempunyai sifat pemalu. Untuk bisa mendapatkan ereksi yang maksimal, mereka butuh privasi yang baik. Berada di lingkungan yang hiruk pikuk, atau satu rumah dengan banyak orang, bisa membuat ereksi terhambat. Semakin privasinya terjaga, ereksi maksimal akan semakin mudah didapatkan.

(up/vit)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads