Namun pria yang hanya dikenal dengan nama Matus The First itu menjamin iklan buatannya tidak mengandung adegan vulgar, karena 'dibintangi' oleh sebuah pensil berikut rautannya. Dalam video berdurasi satu menit tersebut keduanya digunakan sebagai representasi dari pasangan suami istri yang melakukan hubungan seksual.
Beberapa adegan di antaranya menunjukkan ada sebuah tangan yang tampak memasukkan kepala pensil secara perlahan-lahan ke dalam rautan dan tangan tadi terlihat mulai memutar si rautan. Ada juga adegan di mana si pensil dan rautannya tampak 'berbaring berdampingan' di atas ranjang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas apa alasan Matus The First membuat iklan tentang seks ini? Lewat iklan itu, sang seniman ingin berpesan bahwa hubungan intim seharusnya adalah aktivitas yang menyenangkan bagi pasangan suami istri.
"Ketika seks menjadi sebuah rutinitas, maka perlu diubah (persepsinya). Itulah mengapa iklan ini tidak bersifat komersial karena Anda tak melulu bisa mendapatkan solusi untuk segala masalah dengan membelinya," ujar seniman berusia 26 tahun tersebut.
Matus The First juga sengaja membuat narasi iklannya menggunakan bahasa Inggris agar dapat dinikmati khalayak luas. Ia juga menyertakan keterangan berbahasa Inggris, lengkap dengan tulisannya, di setiap adegan.
Video tersebut diakui Matus dibuatnya antara bulan Agustus-Oktober 2014 bersama sebuah tim kecil. Ia sendiri bertindak sebagai penulis naskah berikut sutradaranya. Namun untuk urusan sinematografi, Matus menyerahkan urusan itu kepada rekannya yang asli Jerman, Konstantin Minnich. Keduanya bekerja untuk perusahaan pembuat film pendek dan iklan asal Berlin, Metropolitan Film Institute.
"Iklan ini tidak untuk diperlihatkan di televisi, tapi di-share di internet," tutupnya seperti dikutip dari Mirror, Selasa (14/10/2014). Video ini telah dirilis lewat akun YouTube milik Metropolitan Film Institute dan di minggu pertama, video ini telah dilihat sebanyak 90.000-an kali.
(lil/vta)











































