Cara Alami Untuk Meningkatkan Kesehatan Sperma (1)

Cara Alami Untuk Meningkatkan Kesehatan Sperma (1)

- detikHealth
Senin, 24 Nov 2014 10:08 WIB
Cara Alami Untuk Meningkatkan Kesehatan Sperma (1)
Illustrasi: Thinkstock
Jakarta - Menurut para ahli di American Society for Reproductive Medicine, sekitar 30 persen pasangan memiliki masalah fertilitas dan penyebab ketidaksuburan tersebut paling banyak ada pada kesehatan reproduksi pasangan pria.

Sperma yang sehat dibutuhkan agar kemungkinan hamil lebih besar, namun gaya hidup saat ini seringkali membuat kesuburan pria menurun. Selain itu kesehatan sperma juga berpengaruh pada kesehatan calon bayi.

Nah untuk meningkatkan kesehatan sperma, berikut adalah cara alami yang bisa dilakukan seperti dirangkum detikHealth dari berbagai sumber pada Senin (24/11/2014).

1. Jauhi <i>junk food</i>

Illustrasi: Thinkstock
Peradangan dalam tubuh akibat makan makanan olahan kemas dan makanan cepat saji dapat pengaruhi fertilitas pria. Menurut Bridgit Danner, seorang ahli fertilitas pengarang buku 'Making Super Sperm', mengonsumsi makanan cepat saji membuat tubuh menggunakan nutrisi ekstra untuk mencerna.

"Hal ini membuat tubuh kehilangan nutrisi yang diperlukan untuk membuat sperma," ujar Danner.

Oleh karena itu, Danner menyarankan untuk lebih banyak mengomsumsi makanan utuh biasa dan juga perbanyak sayur serta buah.

2. Makan buah delima

Illustrasi: Thinkstock
Menurut Dr Patrick Fratellone, seorang dokter integratif dan herbalis di New York, daripada menggunakan testosterone untuk meningkatkan hormon lebih baik diganti dengan konsumsi buah delima.

Buah delima dapat menjadi alternatif yang baik karena mereka mengandung aromatase inhibitor alami yang dapat mencegah testosterone yang sudah ada berubah menjadi estrogen.

"Testosterone tambahan punya efek samping dan tidak untuk semua orang," kata Dr Fratellone.

3. Olahraga

Illustrasi: Thinkstock
"Olahraga dapat meningkatkan testosteron alami pada tubuh Anda dan itu membantu untuk membuat sperma," ujar Danner.

Akan tetapi Danner mengingatkan agar olahraga juga harus diperhatikan tingkat intensitasnya. Olahraga yang berlebih dapat menghabiskan stok vitamin dan hormon dalam tubuh.

Terlebih olahraga menggenjot sepeda dapat memberikan beban tambahan pada testis yang dapat pengaruhi kualitas sperma.

4. Hindari plastik

Illustrasi: Thinkstock
Sekitar 20 persen Pria yang terekspos pada zat kimia phthalates menurut sebuah studi yang dipublikasi di jurnal Fertility and Sterility akan lebih sulit membuat pasangannya hamil.

Phthalates mudah ditemukan pada plastik dan produk kecantikan untuk rambut. Oleh karena itu disarankan jika ingin menggunakan wadah makanan, hindari wadah dari plastik.

5. Konsumsi kacang-kacangan

Illustrasi: Thinkstock
Kacang almond, kacang brazil, dan walnut adalah pilihan yang baik bagi pria yang ingin meningkatkan kualitas spermanya. Ketiga kacang tersebut kaya akan kandungan selenium, zinc, dan copper yang dapat meningkatkan produksi sperma.

Sebuah studi di jurnal Biology of Reproduction menemukan bahwa pria yang mengonsumsi sekurangnya 70 gram walnut per hari meningkatkan vitalitas dan bentuk spermanya.

6. Jamur peningkat imunitas

Illustrasi: Thinkstock
Fratellone mengatakan konsumsi jamur seperti jamur reishi dapat menguatkan imunitas tubuh dan mencegah pertumbuhan fungi candida di usus yang mempersulit sperma berfungsi dengan baik. Selain itu jamur shiitake dan cordyceps juga dapat menjadi pilihan.

Jika tidak ingin makan jamur, tersedia juga bentuk pil yang dapat dikonsumsi tapi Fratellone menyarankan untuk berkonsultasi dulu dengan dokter.
Halaman 2 dari 7
Peradangan dalam tubuh akibat makan makanan olahan kemas dan makanan cepat saji dapat pengaruhi fertilitas pria. Menurut Bridgit Danner, seorang ahli fertilitas pengarang buku 'Making Super Sperm', mengonsumsi makanan cepat saji membuat tubuh menggunakan nutrisi ekstra untuk mencerna.

"Hal ini membuat tubuh kehilangan nutrisi yang diperlukan untuk membuat sperma," ujar Danner.

Oleh karena itu, Danner menyarankan untuk lebih banyak mengomsumsi makanan utuh biasa dan juga perbanyak sayur serta buah.

Menurut Dr Patrick Fratellone, seorang dokter integratif dan herbalis di New York, daripada menggunakan testosterone untuk meningkatkan hormon lebih baik diganti dengan konsumsi buah delima.

Buah delima dapat menjadi alternatif yang baik karena mereka mengandung aromatase inhibitor alami yang dapat mencegah testosterone yang sudah ada berubah menjadi estrogen.

"Testosterone tambahan punya efek samping dan tidak untuk semua orang," kata Dr Fratellone.

"Olahraga dapat meningkatkan testosteron alami pada tubuh Anda dan itu membantu untuk membuat sperma," ujar Danner.

Akan tetapi Danner mengingatkan agar olahraga juga harus diperhatikan tingkat intensitasnya. Olahraga yang berlebih dapat menghabiskan stok vitamin dan hormon dalam tubuh.

Terlebih olahraga menggenjot sepeda dapat memberikan beban tambahan pada testis yang dapat pengaruhi kualitas sperma.

Sekitar 20 persen Pria yang terekspos pada zat kimia phthalates menurut sebuah studi yang dipublikasi di jurnal Fertility and Sterility akan lebih sulit membuat pasangannya hamil.

Phthalates mudah ditemukan pada plastik dan produk kecantikan untuk rambut. Oleh karena itu disarankan jika ingin menggunakan wadah makanan, hindari wadah dari plastik.

Kacang almond, kacang brazil, dan walnut adalah pilihan yang baik bagi pria yang ingin meningkatkan kualitas spermanya. Ketiga kacang tersebut kaya akan kandungan selenium, zinc, dan copper yang dapat meningkatkan produksi sperma.

Sebuah studi di jurnal Biology of Reproduction menemukan bahwa pria yang mengonsumsi sekurangnya 70 gram walnut per hari meningkatkan vitalitas dan bentuk spermanya.

Fratellone mengatakan konsumsi jamur seperti jamur reishi dapat menguatkan imunitas tubuh dan mencegah pertumbuhan fungi candida di usus yang mempersulit sperma berfungsi dengan baik. Selain itu jamur shiitake dan cordyceps juga dapat menjadi pilihan.

Jika tidak ingin makan jamur, tersedia juga bentuk pil yang dapat dikonsumsi tapi Fratellone menyarankan untuk berkonsultasi dulu dengan dokter.

(vit/vit)

Berita Terkait