Jakarta -
Berbicara soal posisi bercinta, misionaris bisa jadi posisi favorit yang disukai banyak pasangan suami istri. Jika Anda dan pasangan adalah salah satu pasutri yang menyukai posisi ini, ada baiknya lakukan beberapa trik.
Sebab, posisi bercinta yang begitu-begitu saja tak menutup kemungkinan bisa menimbukan kebosanan bagi pria maupun wanita. Maka dari itu, tak ada salahnya Anda mencoba trik berikut agar bercinta dengan posisi misionaris tak membosankan, seperti dirangkum pada Senin (15/12/2014):
1. Jadikan saling tatap hal yang menyenangkan
Posisi pria di atas kemudian wanita di bawah pastinya memungkinkan Anda dan pasangan untuk saling menatap wajah masing-masing. Nah, agar tak bosan buatlah mimik lucu ketika penetrasi berlangsung. Atau, ketika dirasa salah satu pasangan memperlihatkan ekspresi yang tak biasa, Anda bisa memberi tahunya dan membuat kejadian tersebut sebagai momen tak biasa.
2. Minta istri lingkarkan kakinya ke tubuh suami
Agar penetrasi makin optimal, mintalah istri untuk melingkarkan kakinya ke tubuh Anda. Dengan begitu, stimulasi ke vagina pun akan lebih maksimal.
Sembari melingkarkan kakinya di tubuh pria, wanita juga bisa sesekali menggesekkan kakinya ke kulit di area punggung dan tulang ekor pasangan. Rangsangan di area kulit bisa menjadi pembangkit gairah pria ketika di ranjang.
3. 'Kunci' tubuh Anda berdua
Setelah melingkarkan kaki, jangan lupa bagi wanita untuk merangkul tubuh suami menggunakan tangan. Cara seperti itu memungkinkan tubuh Anda berdua lebih lekat dan 'terkunci' satu sama lain.
Efeknya, sudah pasti penetrasi penis serta rangsangan di area vagina akan semakin dalam. Tapi hati-hati, ketika mencapai orgasme dan diekspresikan dengan mencengkeram punggung pasangan, jangan sampai melukai kulitnya ya.
4. Letakkan kaki di pundak suami
Jika tak ingin mengunci tubuh suami, variasi lain yang bisa dilakukan yakni meletakkan kedua kaki Anda di pundak suami. Posisi seperti itu pastinya membuat suami makin leluasa memberi rangsangan pada miss V. Namun, ketika si dia melakukan penetrasi terlalu kencang, risiko nyeri punggung bisa dialami wanita.
Untuk itu, disarankan ketika melakukan penetrasi dengan posisi tubuh seperti itu, lakukanlah perlahan dan tidak terburu-buru.
5. Suami berlutut di antara paha istri
Agar tak bosan, mintalah istri untuk berbaring di tempat tidur sementara Anda dalam posisi duduk berlutut dan berada di antara kedua pahanya. Kemudian, tarik si dia hingga Anda bisa melakukan penetrasi sementara kakinya ada di bahu Anda.
Agar istri nyaman, beri ganjalan bantal di area pinggangnya. Posisi seperti ini memungkinkan Anda melihat secara langsung proses penetrasi yang dilakukan. Selain itu, si dia atau Anda sendiri bisa memberi rangsangan lain berupa pijatan atau sentuhan di perut, paha, atau pinggulnya.
Posisi pria di atas kemudian wanita di bawah pastinya memungkinkan Anda dan pasangan untuk saling menatap wajah masing-masing. Nah, agar tak bosan buatlah mimik lucu ketika penetrasi berlangsung. Atau, ketika dirasa salah satu pasangan memperlihatkan ekspresi yang tak biasa, Anda bisa memberi tahunya dan membuat kejadian tersebut sebagai momen tak biasa.
Agar penetrasi makin optimal, mintalah istri untuk melingkarkan kakinya ke tubuh Anda. Dengan begitu, stimulasi ke vagina pun akan lebih maksimal.
Sembari melingkarkan kakinya di tubuh pria, wanita juga bisa sesekali menggesekkan kakinya ke kulit di area punggung dan tulang ekor pasangan. Rangsangan di area kulit bisa menjadi pembangkit gairah pria ketika di ranjang.
Setelah melingkarkan kaki, jangan lupa bagi wanita untuk merangkul tubuh suami menggunakan tangan. Cara seperti itu memungkinkan tubuh Anda berdua lebih lekat dan 'terkunci' satu sama lain.
Efeknya, sudah pasti penetrasi penis serta rangsangan di area vagina akan semakin dalam. Tapi hati-hati, ketika mencapai orgasme dan diekspresikan dengan mencengkeram punggung pasangan, jangan sampai melukai kulitnya ya.
Jika tak ingin mengunci tubuh suami, variasi lain yang bisa dilakukan yakni meletakkan kedua kaki Anda di pundak suami. Posisi seperti itu pastinya membuat suami makin leluasa memberi rangsangan pada miss V. Namun, ketika si dia melakukan penetrasi terlalu kencang, risiko nyeri punggung bisa dialami wanita.
Untuk itu, disarankan ketika melakukan penetrasi dengan posisi tubuh seperti itu, lakukanlah perlahan dan tidak terburu-buru.
Agar tak bosan, mintalah istri untuk berbaring di tempat tidur sementara Anda dalam posisi duduk berlutut dan berada di antara kedua pahanya. Kemudian, tarik si dia hingga Anda bisa melakukan penetrasi sementara kakinya ada di bahu Anda.
Agar istri nyaman, beri ganjalan bantal di area pinggangnya. Posisi seperti ini memungkinkan Anda melihat secara langsung proses penetrasi yang dilakukan. Selain itu, si dia atau Anda sendiri bisa memberi rangsangan lain berupa pijatan atau sentuhan di perut, paha, atau pinggulnya.
(rdn/up)