Tanpa pendidikan seksual yang cukup, bahkan saat pengalaman seseorang bertambah seiring usia bukan jaminan dirinya tidak percaya pada salah satu rumor tersebut.
Dikutip dari berbagai sumber pada Jumat (2/1/2015), berikut adalah beberapa rumor seks yang harus dicermati oleh masyarakat:
1. Seks saat menstruasi tidak akan hamil
|
Illustrasi: Thinkstock
|
Saat seseorang berhubungan seks, sperma dapat bertahan hidup sampai sekitar seminggu di tubuh wanita. Jadi meski wanita tersebut sedang menstruasi terutama dalam masa akhir, masih ada kemungkinan sisa sperma dapat membuahi sel telur matang berikutnya.
2. Aphrodisiac tingkatkan gairah seks
|
Illustrasi: Thinkstock
|
"Ada banyak riset yang menemukan bahwa beberapa makanan dapat meningkatkan fungsi seksual," kata Herbenick. Meningkatnya fungsi seksual tersebut tetapi belum tentu juga akan meningkatkan libido.
Makanan seperti misalnya coklat gelap (dark chocolate), alpukat, kerang, dan anggur merah belum pernah disebut secara langsung dapat meningkatkan gairah oleh berbagai penelitian.
"Jika makanan tersebut membuat anda merasa seksi, makan lah. Hanya saja perlu diketahui makanan itu sendiri tidak punya kemampuan ajaib," kata Herbenick.
3. Keberadaan g-spot
|
Illustrasi: Thinkstock
|
Klaim-klaim letak pasti titik g-spot yang ada saat ini sebenarnya belum cukup terbukti karena bukti-bukti yang kurang.
"Komunitas peneliti tahu bahwa sensasi itu nyata, tapi kami tidak bisa menunjukkan letak persis darimana sensasi tersebut berasal," kata Herbenick.
Meski belum terbukti, Herbenick mengatakan g-spot belum terbukti juga sebagai sesuatu yang hanya khayalan belaka.
4. Ukuran penis menentukan kepuasan
|
Illustrasi: Thinkstock
|
Hal ini namun dikatakan oleh seksolog dari Universitas Tarumanegara, Dr Andri Wanananda, MS, tidak benar. Ukuran tidak penting karena asal penis mampu mengeras maksimal saat ereksi ia mampu membawa kepuasan seks untuk pasangan.
"Untuk penis yang penting adalah bisa keras, tegang saat ereksi serta tidak mengidap ejakulasi dini atau disfungsi ereksi saat hubungan intim dengan partner. Jelasnya, bukan panjangnya yang penting; penis yang ukuran mungil pun, asalkan keras dan tegang saat ereksi bisa melakukan hubungan intim dengan memuaskan," ujar Dr Andri.
5. Dua kondom lebih baik
|
Illustrasi: Thinkstock
|
Awal mula rumor seks ini mungkin niatnya agar perlindungan yang diberikan kondom lebih baik, tapi kenyataan malah sebaliknya. Mengenakan dua kondom justru akan mengurangi proteksi yang diberikan karena gesekan saat memakai dua kondom berisiko untuk merobeknya.
Cukup gunakan satu kondom berkualitas sesuai petunjuk penggunaan maka sebenarnya sudah cukup untuk melindungi diri sebelum seks.
Halaman 2 dari 6










































