Cara Alami untuk Tingkatkan Lubrikasi Miss V

Cara Alami untuk Tingkatkan Lubrikasi Miss V

- detikHealth
Kamis, 12 Feb 2015 19:05 WIB
Cara Alami untuk Tingkatkan Lubrikasi Miss V
Illustrasi: Thinkstock
Jakarta - Lubrikasi vagina yang tidak optimal bisa membuat wanita merasakan nyeri dan perih luar biasa saat bercinta. Untuk mengatasi masalah ini pun penggunaan lubrikan sering dijadikan jalan keluar.

Saat memilih lubrikan alias pelumas, pilihlah yang berbahan dasar air. Jangan pilih pelumas yang mengandung gula karena bisa mengakibatkan infeksi jamur.

Nah, selain menggunakan pelumas, ada beberapa cara alami untuk meningkatkan lubrikasi miss V seperti dirangkum detikHealth pada Kamis (12/2/2015)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Penyebab Minimnya Lubrikasi Miss V Hingga Wanita Tak Bisa Puas di Ranjang


1. Minum air yang cukup

Illustrasi: Thinkstock
Dehidrasi juga menjadi penyebab vagina yang kering. Maka dari itu, untuk menghindari dehidrasi tubuh, termasuk pada bagian vagina, cukupilah kebutuhan air setidaknya 8-10 gelas air sehari.

Kondisi tubuh yang kekurangan cairan juga bisa mengakibatkan adanya sensasi 'terbakar' pada vagina.

2. Tingkatkan foreplay

Illustrasi: Thinkstock
Penting bagi suami untuk memastikan bahwa sang istri benar-benar terangsang ketika mereka bercinta. Dengan rangsangan maksimal, pelumasan vagina pun bisa optimal.

"Meskipun, pada wanita yang sudah menopause seiring penurunan hormon, kekeringan vagina memang menjadi isu umum. Tapi, dengan foreplay yang baik diharapkan pelumasan vagina bisa tercipta lebih baik lagi," kata terapis seks Amanda Robb.

3. Bercinta selama ovulasi

Illustrasi: Thinkstock
Khusus bagi mereka yang belum memasuki masa menopause, bercinta di masa ovulasi bisa meningkatkan lubrikasi vagina, meskipun jumlahnya tergantung pada masing-masing orang.

"Namun hati-hati, masa ovulasi adalah masa di mana wanita paling mungkin untuk hamil. Sehingga, jika Anda tengah menunda momongan, ada baiknya gunakan kondom," tutur ahli kandungan dan kebidanan Alyssa Dweck, MD.

4. Konsumsi afrodisiak

Illustrasi: Thinkstock
Menurunnya lubrikasi vagina disebabkan karena kurangnya sekresi estrogen. Tapi, pada wanita yang sudah menopause, lubrikasi vagina tetap cenderung minim meski mereka sudah terangsang.

"Oleh karena itu, tak ada salahnya Anda memasukkan beberapa asupan yang bisa berperan sebagai afrodisiak alami yang bisa meningkatkan kadar estrogen. Asupan tersebut di antaranya salmon, produk kedelai, anggur, stroberi, asparagus, dan cokelat," kata pakar seks di Los Angeles, Talia Wagner.
Halaman 2 dari 5
Dehidrasi juga menjadi penyebab vagina yang kering. Maka dari itu, untuk menghindari dehidrasi tubuh, termasuk pada bagian vagina, cukupilah kebutuhan air setidaknya 8-10 gelas air sehari.

Kondisi tubuh yang kekurangan cairan juga bisa mengakibatkan adanya sensasi 'terbakar' pada vagina.

Penting bagi suami untuk memastikan bahwa sang istri benar-benar terangsang ketika mereka bercinta. Dengan rangsangan maksimal, pelumasan vagina pun bisa optimal.

"Meskipun, pada wanita yang sudah menopause seiring penurunan hormon, kekeringan vagina memang menjadi isu umum. Tapi, dengan foreplay yang baik diharapkan pelumasan vagina bisa tercipta lebih baik lagi," kata terapis seks Amanda Robb.

Khusus bagi mereka yang belum memasuki masa menopause, bercinta di masa ovulasi bisa meningkatkan lubrikasi vagina, meskipun jumlahnya tergantung pada masing-masing orang.

"Namun hati-hati, masa ovulasi adalah masa di mana wanita paling mungkin untuk hamil. Sehingga, jika Anda tengah menunda momongan, ada baiknya gunakan kondom," tutur ahli kandungan dan kebidanan Alyssa Dweck, MD.

Menurunnya lubrikasi vagina disebabkan karena kurangnya sekresi estrogen. Tapi, pada wanita yang sudah menopause, lubrikasi vagina tetap cenderung minim meski mereka sudah terangsang.

"Oleh karena itu, tak ada salahnya Anda memasukkan beberapa asupan yang bisa berperan sebagai afrodisiak alami yang bisa meningkatkan kadar estrogen. Asupan tersebut di antaranya salmon, produk kedelai, anggur, stroberi, asparagus, dan cokelat," kata pakar seks di Los Angeles, Talia Wagner.

(rdn/vit)

Berita Terkait