Para peneliti dari University of California mengatakan mereka menemukan petunjuk bahwa pria yang tidak pernah mengakses hal-hal berbau porno, termasuk melalui internet, mengalami disfungsi ereksi yang lebih sering.
"Meski kami tahu bahwa disfungsi ereksi juga disebabkan faktor fisik dan psikis tapi setidaknya menyaksikan film biru juga berpengaruh pada kemampuan ereksi pria," tutur ketua peneliti, Nicole Prause.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Tak Cuma di Ranjang, Boneka Seks Ini Juga Bisa Jadi Dispenser Saat Pesta
Dalam laporannya di Journal of Sexual Medicine dan dikutip pada Selasa (17/3/2015), peneliti melaporkan bahwa gairah seks pria berada di level tertinggi ketika mereka menyaksikan film porno selama lebih dari dua jam dalam seminggu. Keinginan mereka untuk bercinta pun makin meningkat.
"Untuk skor hasrat dan aktivitas seksual, mereka yang jarang bahkan tidak pernah menonton film porno memiliki skor 40, sedangkan yang rutin menyaksikan film porno memiliki skor 50. Pola ini menunjukkan bahwa orang yang melihatĀ visual sexual stimuli (VSS) cenderung memiliki dorongan seksual yang lebih tinggi,"lanjut Pfaus.
Menanggapi studi ini, psikolog seksual Dr Justin Lehmiller menekankan sah-sah saja bagi suami atau bahkan suami bersama istri untuk menyaksikan film biru. Tetapi, ia mengingatkan jangan sampai film biru 'menggantikan' posisi pasangan masing-masing.
"Dengan kata lain, buatlah film biru sebagai referensi variasi bercinta atau sebagai pelengkap foreplay saja. Hal terpenting, meski suka menonton film biru pastikan Anda masih tetap bergairah dengan pasangan Anda," tegas Dr Lehmiller.
Baca juga: Studi Ungkap Rutin Bercinta Bantu Tingkatkan Hormon Testosteron Pria
(Radian Nyi Sukmasari/Nurvita Indarini)











































