Gemar Menciumi Celana Dalam Lawan Jenis, Wajar atau Tidak?

Gemar Menciumi Celana Dalam Lawan Jenis, Wajar atau Tidak?

- detikHealth
Sabtu, 04 Apr 2015 13:11 WIB
Gemar Menciumi Celana Dalam Lawan Jenis, Wajar atau Tidak?
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta - Beberapa orang gemar mencium celana dalam lawan jenis. Sebenarnya kebiasaan ini wajar atau tidak? Batasan apa yang menjadikan 'kegemaran' ini masih bisa dikatakan wajar?

"Fantasi seksual, misalnya melihat pakaian dalam lawan-jenis, bahkan sampai menciumi, masih wajar sepanjang hanya sebagai pemicu awal 'sexual arousal' atau pembangkit birahi," kata pengamat kesehatan seksual dari Universitas Tarumanagara Jakarta, dr Andri Wanananda, MS, dalam perbincangan dengan detikHealth dan ditulis pada Sabtu (4/4/2015).

Baca juga: Kelainan Seksual Bikin Pria Ini Terangsang Oleh Bau dan Suara Kentut

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Umumnya, suami yang mencoba membangkitkan gairah dengan menciumi celana dalam istrinya, maka akan melanjutkannya dengan hubungan seksual. dr Andri mengingatkan jika seseorang hanya terpaku pada pakaian dalam sebagai fantasi seksual dan juga sebagai objek seksual, maka bisa dipertimbangkan sudah terjadi kelainan prilaku seksual.

"Ini dikenal sebagai fetishism," imbuh dr Andri.

Soal fetishm, pakar psikoseksual, Zoya Amirin, dalam jawaban konsultasi di detikHealth pernah menjelaskan seorang pria yang mencium bau vagina wanita melalui celana dalamnya, memang bisa menimbulkan gairah. Akan tetapi jadi meresahkan jika yang bersangkutan jadi ketagihan mendapatkan dan mencium celana dalam, sehingga menghalalkan segala cara.

Baca juga: Pria yang Tergila-gila Mencium Celana Dalam Wanita Bekas Pakai

Ketimbang akhirnya berurusan dengan jerat hukum karena mencuri celana dalam, Zoya menyarankan untuk meminta baik-baik celana dalam tersebut. Namun Zoya lebih menyarankan agar seseorang yang ketaguhan menciumi celana dalam lawan jenis untuk belajar menahan diri, sehingga kelak hanya menciumi pakaian dalam pasangan sendiri saja.

"Jika Anda sama sekali tidak mampu menahan diri untuk tidak mencuri celana dalam lagi maka cepatlah berkonsultasi dan terapi psikiater," saran Zoya.

(vit/vit)

Berita Terkait