Lantas apakah ini aman? "Makanan dan foreplay itu sesuatu yang sama-sama bersifat sensual, dan aman-aman saja bila digunakan (untuk bercinta)," tandas dokter spesialis kandungan Alyssa Dweck, MD.
Bagi pemula atau pasangan yang baru mencoba memakai makanan dalam foreplay, Dweck menyarankan agar makanan tersebut diletakkan begitu saja di atas permukaan kulit pasangan semisal coklat cair, buah yang telah dilumuri madu atau sushi.
Yang pasti, usahakan Anda tidak menggunakan bahan makanan yang bisa memicu alergi pada pasangan, atau makanan yang berpotensi menimbulkan hal yang tidak menyenangkan seperti cabai.
Baca juga: Siapa Sangka, Dinginnya Es Justru Bisa Bikin Hubungan Ranjang Makin 'Panas'
"Tapi bila Anda mulai mendekati organ intim lebih berhati-hatilah. Sebab kami pernah menangani kasus di mana seorang istri harus dilarikan ke rumah sakit karena suaminya mencoba menyemprotkan whipped cream di atas kemaluannya, dan itu berdampak buruk sekali," papar Dweck seperti dikutip dari Women's Health, Jumat (29/5/2015).
Selain bisa 'tertelan', Dweck menambahkan bahwa makanan tertentu yang diletakkan di permukaan vagina, terutama vulva, dapat mengakibatkan iritasi kulit. Apalagi kulit vulva memang lebih halus dan peka.
Satu-satunya bahan makanan yang diperbolehkan dokter untuk digunakan di sekitaran vulva adalah minyak kelapa. Dweck menerangkan, minyak kelapa tak ubahnya pelicin yang juga bisa menambah kenikmatan saat melakukan seks oral karena rasanya yang enak.
"Lagipula aman bagi organ intim," imbuhnya. Namun perlu diingat bahwa minyak kelapa tidak boleh dipakai jika pasangan memutuskan menggunakan kondom untuk mencegah kehamilan ataupun penularan penyakit seksual. Hal ini karena minyak kelapa dapat merusak bahan lateks pada kondom dan membuatnya tak efektif lagi.
"Hindari minyak lainnya, seperti baby oil, karena ini justru bisa meningkatkan risiko infeksi jamur pada kemaluan," pungkas Dweck.
Baca juga: Agar Bercinta Makin Seru, Ini 7 Makanan yang Perlu Dibawa ke Atas Ranjang
Kepada detikHealth beberapa waktu lalu, pengamat kesehatan seksual dr Andri Wanananda, MS mengungkapkan ia tak sepakat dengan manfaat makanan tertentu yang dikatakan bisa membantu pencapaian orgasme, entah itu sebagai afrodisiak atau sekadar pelengkap saat foreplay. Yang terpenting baginya adalah pasangan yang ingin mendapatkan kepuasan dalam berhubungan intim harus memilih menu makanan dengan gizi seimbang.
"Makanan yang menurut saya lebih penting untuk diperhatikan adalah yang gizi seimbang sehingga kebugaran dan stamina tetap terjaga, kalau sudah seperti itu kan tubuh juga fit untuk bisa berhubungan intim dengan baik dan bisa mencapai orgasme," kata dr Andri.
(lll/up)











































