Meski Terpisah Jarak, Cara Berikut Bisa Bantu Jaga Keintiman Pasutri

Meski Terpisah Jarak, Cara Berikut Bisa Bantu Jaga Keintiman Pasutri

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Rabu, 24 Jun 2015 19:31 WIB
Meski Terpisah Jarak, Cara Berikut Bisa Bantu Jaga Keintiman Pasutri
ilustrasi: Thinkstock
Jakarta - Hubungan intim memegang peranan penting dalam keharmonisan rumah tangga. Nah, ketika suami dan istri terpisah jarak misalkan karena suami harus melakukan perjalanan dinas dalam waktu cukup lama, bukan berarti keintiman pasutri tidak bisa terjalin.

Ada beberapa trik yang bisa dilakukan pasangan suami istri agar keintiman mereka tetap terjaga, termasuk untuk urusan ranjang. Bagaimana caranya? berikut rangkumannya seperti ditulis detikHealth pada Rabu (24/6/2015).

Baca juga: Bercinta Tetap 'Hot' Meski Sudah Menopause? Bisa, Begini Caranya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


1. Jangan kesampingkan rasa kasih sayang

ilustrasi: Thinkstock
Menurut pakar seks Debby Herbenick PhD, beberapa penelitian mengungkapkan bahwa semakin tinggi afeksi yang dimiliki pasangan maka kepuasan mereka terhadap hubungannya, termasuk hubungan seks juga makin tinggi.

"Sederhananya, jangan kesampingkan kasih sayang di antara Anda berdua. Secara intens jagalah komunikasi dan kirimkan pesan singkat misalnya 'aku mencintaimu', 'aku memikirkan kamu', 'aku rindu kamu'. Kata-kata seperti itu meskipun singkat bisa membuat pasangan suami istri terhubung secara emosional satu sama lain," kata Herbenick.

2. Video call

ilustrasi: Thinkstock
Seksolog Robert Birch, PhD menuturkan video call bisa dimanfaatkan untuk mendekatkan hubungan suami istri yang terpisah jarak. Birch menyarankan, ketika melakukan video call, gunakanlah pakaian yang seksi atau bahkan tidak berpakaian sama sekali.

"Meskipun hal ini akan berujung pada masturbasi yang bisa dilakukan masing-masing pasangan, tetapi jika kedua belah pihak mau melakukannya maka tidak masalah. Jika tidak, menunjukkan lekukan tubuh dan keseksian masing-masing pasangan juga bisa membuat suami atau istri makin penasaran dan hal itu akan membuatnya lebih bergairah ketika tiba waktunya bertemu dengan Anda," kata Birch.

3. Sexting

ilustrasi: Thinkstock
Pemanfaatan lain teknologi yang bisa dilakukan menurut Herbeninck yakni sexting. Tapi, pastikan bahwa sexting yang dilakukan membuat Anda dan pasangan nyaman. Jika dirasa sexting menimbulkan keterbatasan, tak ada salahnya jika Anda menuliskan email yang berisi cerita erotis seputar keinginan bercinta yang dirasakan.

"Pasangan bisa saling berbalas email berisikan fantasi bercinta yang dimiliki. Tuangkan dengan kata-kata yang menggoda dan erotis. Hal ini tentunya bisa merangsang gairah satu sama lain. Atau minimal, email berisi fantasi seks bisa digunakan sebagai panduan ketika pasangan bertemu lalu bercinta," kata Marilyn Jaye Lewis, penulis buku 'Stirring up a Storm'.

4. Phone sex dan bicara nakal

ilustrasi: Thinkstock
"Lakukan phone sex bersama pasangan dan jangan lupa gunakan kata-kata yang nakal. Jika tidak, cukup ceritakan apa yang Anda rasakan misalkan Anda rindu padanya, bagaimana kegiatan pada hari itu, dan betapa Anda ingin segera bertemu dengannya," kata Lou Paget, penulis 'The Great Lover Playbook'.

Menurut Paget, selama phone sex, selain membicarakan seputar seks pastinya, pasutri juga bisa membicarakan hal lain yang nyatanya juga bisa mendekatkan hubungan batin di antara keduanya. Contohnya saja bagaimana perasaan istri saat itu, apa saja kegiatan suami selama seharian, atau sekadar sesi curhat antara suami dan istri.

Halaman 2 dari 5
Menurut pakar seks Debby Herbenick PhD, beberapa penelitian mengungkapkan bahwa semakin tinggi afeksi yang dimiliki pasangan maka kepuasan mereka terhadap hubungannya, termasuk hubungan seks juga makin tinggi.

"Sederhananya, jangan kesampingkan kasih sayang di antara Anda berdua. Secara intens jagalah komunikasi dan kirimkan pesan singkat misalnya 'aku mencintaimu', 'aku memikirkan kamu', 'aku rindu kamu'. Kata-kata seperti itu meskipun singkat bisa membuat pasangan suami istri terhubung secara emosional satu sama lain," kata Herbenick.

Seksolog Robert Birch, PhD menuturkan video call bisa dimanfaatkan untuk mendekatkan hubungan suami istri yang terpisah jarak. Birch menyarankan, ketika melakukan video call, gunakanlah pakaian yang seksi atau bahkan tidak berpakaian sama sekali.

"Meskipun hal ini akan berujung pada masturbasi yang bisa dilakukan masing-masing pasangan, tetapi jika kedua belah pihak mau melakukannya maka tidak masalah. Jika tidak, menunjukkan lekukan tubuh dan keseksian masing-masing pasangan juga bisa membuat suami atau istri makin penasaran dan hal itu akan membuatnya lebih bergairah ketika tiba waktunya bertemu dengan Anda," kata Birch.

Pemanfaatan lain teknologi yang bisa dilakukan menurut Herbeninck yakni sexting. Tapi, pastikan bahwa sexting yang dilakukan membuat Anda dan pasangan nyaman. Jika dirasa sexting menimbulkan keterbatasan, tak ada salahnya jika Anda menuliskan email yang berisi cerita erotis seputar keinginan bercinta yang dirasakan.

"Pasangan bisa saling berbalas email berisikan fantasi bercinta yang dimiliki. Tuangkan dengan kata-kata yang menggoda dan erotis. Hal ini tentunya bisa merangsang gairah satu sama lain. Atau minimal, email berisi fantasi seks bisa digunakan sebagai panduan ketika pasangan bertemu lalu bercinta," kata Marilyn Jaye Lewis, penulis buku 'Stirring up a Storm'.

"Lakukan phone sex bersama pasangan dan jangan lupa gunakan kata-kata yang nakal. Jika tidak, cukup ceritakan apa yang Anda rasakan misalkan Anda rindu padanya, bagaimana kegiatan pada hari itu, dan betapa Anda ingin segera bertemu dengannya," kata Lou Paget, penulis 'The Great Lover Playbook'.

Menurut Paget, selama phone sex, selain membicarakan seputar seks pastinya, pasutri juga bisa membicarakan hal lain yang nyatanya juga bisa mendekatkan hubungan batin di antara keduanya. Contohnya saja bagaimana perasaan istri saat itu, apa saja kegiatan suami selama seharian, atau sekadar sesi curhat antara suami dan istri.

(rdn/vit)

Berita Terkait