Jakarta -
Kondom efektif mencegah kehamilan dan penularan penyakit. Namun, kurangnya edukasi cara memasang kondom yang benar meningkatkan risiko kerusakan dalam pemakaian.
Kesalahan-kesalahan tidak hanya dijumpai dalam pemakaian, melainkan sejak pemilihan. Kadang, ukuran yang tidak tepat bisa membuat pemakaiannya tidak sempurna sehingga efek proteksi maupun kontrasepsinya tidak maksimal.
Dikutip dari Health.com, Senin (14/12/2012), berikut kesalahan-kesalahan yang sering terjadi saat mengggunakan kondom, bagian kedua.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Tanjung Priok Ramai Aktivitas Seksual, Namun Pengetahuan Warganya Minim
1. Membeli ukuran yang salah
Foto: thinkstock
|
"Selalu ada beberapa pria yang membeli kondom berukuran ekstra besar padahal tidak sesuai dengan ukurannya," kata Lauren Streicher, MD, seorang professor klinis di bidang kandungan di Northwestern University, Amerika Serikat.Apabila Anda menggunakan kondom terlalu besar, akibatnya kondom akan terlepas saat berhubungan intim dengan pasangan. Sebaliknya, jika menggunakan kondom terlalu kecil maka kondom akan pecah.
Hal yang paling penting adalah untuk tidak fokus pada ego Anda, melainkan menggunakan kondom yang benar-benar cocok.
2. Tidak mengecek tanggal kadaluarsa
Foto: thinkstock
|
Saat hendak menggunakan kondom, pastikan dahulu untuk memeriksa tanggal kadaluarsanya. Meskipun umur kondom mencapai 5 tahun, Anda harus tetap mengeceknya demi keselamatan Anda dan pasangan.
3. Menggunakan pelumas yang salah
Foto: Thinkstock
|
Beberapa orang mungkin menggunakan pelumas tambahan untuk mendapatkan sensasi yang lebih saat berhubungan intim. Namun jika Anda menggunakan pelumas yang tidak tepat, hal itu bisa menjadi bencana."Tidak semua pelumas akan sesuai dengan kondom," kata dr Streicher. Apabila Anda salah dengan menggunakan pelumas, akan menyebabkan kondom yang Anda gunakan pecah saat berhubungan intim.
4. Menyimpan kondom tidak benar
Foto: Thinkstock
|
Beberapa pria menyimpan kondomnya di dompet agar mudah mengambil saat hendak berhubungan intim. Padahal sebuah kondom harus berada di tempat yang sejuk dan kering.Jika menyimpan kondom di tempat yang salah dapat menyebabkan kondom menjadi kering dan kurang efektif. Akibatnya, kondom menjadi tidak nyaman dan sulit untuk dipakai.
5. Menggunakan kondom rasa buah-buahan
Foto: Thinkstock
|
Jika Anda hendak berhubungan intim dengan menggunakan kondom rasa buah-buahan, lebih baik dipikirkan kembali. Ini dikarenakan hampir semua kondom rasa mengandung gula yang dapat menyebabkan infeksi ragi.Akibatnya, vagina yang memiliki sistem bakteri yang mampu menangkis kuman masuk akan rusak karena melakukan kontak langsung dengan bahan kimia asing.
"Selalu ada beberapa pria yang membeli kondom berukuran ekstra besar padahal tidak sesuai dengan ukurannya," kata Lauren Streicher, MD, seorang professor klinis di bidang kandungan di Northwestern University, Amerika Serikat.
Apabila Anda menggunakan kondom terlalu besar, akibatnya kondom akan terlepas saat berhubungan intim dengan pasangan. Sebaliknya, jika menggunakan kondom terlalu kecil maka kondom akan pecah.
Hal yang paling penting adalah untuk tidak fokus pada ego Anda, melainkan menggunakan kondom yang benar-benar cocok.
Saat hendak menggunakan kondom, pastikan dahulu untuk memeriksa tanggal kadaluarsanya. Meskipun umur kondom mencapai 5 tahun, Anda harus tetap mengeceknya demi keselamatan Anda dan pasangan.
Beberapa orang mungkin menggunakan pelumas tambahan untuk mendapatkan sensasi yang lebih saat berhubungan intim. Namun jika Anda menggunakan pelumas yang tidak tepat, hal itu bisa menjadi bencana.
"Tidak semua pelumas akan sesuai dengan kondom," kata dr Streicher. Apabila Anda salah dengan menggunakan pelumas, akan menyebabkan kondom yang Anda gunakan pecah saat berhubungan intim.
Beberapa pria menyimpan kondomnya di dompet agar mudah mengambil saat hendak berhubungan intim. Padahal sebuah kondom harus berada di tempat yang sejuk dan kering.
Jika menyimpan kondom di tempat yang salah dapat menyebabkan kondom menjadi kering dan kurang efektif. Akibatnya, kondom menjadi tidak nyaman dan sulit untuk dipakai.
Jika Anda hendak berhubungan intim dengan menggunakan kondom rasa buah-buahan, lebih baik dipikirkan kembali. Ini dikarenakan hampir semua kondom rasa mengandung gula yang dapat menyebabkan infeksi ragi.
Akibatnya, vagina yang memiliki sistem bakteri yang mampu menangkis kuman masuk akan rusak karena melakukan kontak langsung dengan bahan kimia asing.
(up/up)