Apa saja yang bisa dilakukan? Nah, berikut ini pemaparannya seperti dirangkum detikHealth dari berbagai sumber.
Baca juga: Bercinta Saat Hamil, Mengapa Tidak? Ini Dia Cara yang Aman
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim peneliti dari North Middlesex Hospital, London menemukan bahwa dua kali berhubungan dalam kurun satu jam bisa memperbesar peluang kehamilan. Menurut mereka, seks kedualah yang akan memperbesar peluang pria menjadi ayah bahkan sampai tiga kali lipat. Kesimpulan ini sebenarnya tak sengaja didapat peneliti ketika mereka berupaya membandingkan efektivitas dua terapi kesuburan, yaitu intraurine insemination (IUI) dan in vitro fertilization (IVF).
Untuk studi ini, peneliti mengamati 73 pasangan suami istri yang melakukan IUI. Dalam prosedur ini, sperma suami akan diletakkan secara langsung di dalam rahim istri. Sampel spermanya diambil dua kali dalam kurun satu jam. Namun yang dipergunakan peneliti adalah sampel kedua. Ketika menggunakan sampel tersebut, peluang kehamilan istri mencapai 20 persen, atau tiga kali lebih besar daripada peluang kehamilan pada metode ini yakni enam persen.
Bahkan 15 orang di antaranya langsung hamil setelah metode itu dilakukan.
2. Waktu bercinta
Pengamat kesehatan seksual dr Andri Wanananda mengatakan agar cepat terjadi kehamilan, lakukan hubungan seksual secara rutin, terutama saat istri dalam masa subur, yaitu, hari ke-12 s.d. 15, dihitung sejak haid terakhir hari pertama.
"Misalnya, hari pertama haid terakhir yang lalu adalah tanggal 3, maka periode suburnya tiga ditambah 12 jadi 15. = 15. Jadi periode subur istri di tanggal 15, 16, 17, 18, 19 dan 20. Kemudian, selalu lakukan ML untuk memperoleh kehamilan, saat kebugaran fisik dan psikis Anda dan istri sedang prima," terang dr Andri.
3. Posisi bercinta
dr Marilyn Glenville dari Fertility Retreat di Champneys menuturkan posisi man on top memiliki peluang terbaik untuk mempermudah proses pembuahan, meskipun belum ada penelitian yang membuktikan hal ini. Tapi, alasan terkuat yakni posisi pria di atas memungkinkan penetrasi lebih dalam sehingga saat pria ejakulasi, sperma bisa sedekat mungkin mencapai leher rahim.
"Makin dalam penetrasi, ketika sperma keluar akan segera meluncur ke sel telur matang yang sudah menunggu di tuba falopi. Sehingga, kemungkinan besar sperma bertemu dengan sel telur pun lebih besar," tutur dr Glenville.
Posisi lain yang bisa memperbesar peluang kehamilan yakni posisi sendok di mana peluang bisa diperbesar jika wanita agak menjauhkan tubuhnya dari si pria dan menekan bokongnya ke arah si pria.
4. Tak perlu angkat kaki usai suami ejakulasi
dr Andri menegaskan untuk memperbesar peluang kehamilan, tidak perlu dengan mengangkat atau meninggikan bokong atau tungkai istri usai suami ejakulasi. Sebab, justru dikhawatirkan cairan sperma saat ejakulasi dalam vagina akan meleleh keluar.
"Kehamilan ditentukan oleh pertemuan sel jantan (spermatozoa) dan sel telur (ovum) yang sehat. Saat ejakulasi dipancarkan 200-500 juta sel jantan yang melesat dengan cepat masuk ke dalam rahim untuk membuahi sel betina," kata dr Andri.
5. Sperma meleleh keluar bukan berarti tidak terjadi pembuahan
Menurut dr Andri, selesai berhubungan intim, adalah hal yang lazim jika dari vagina keluar sedikit cairan sperma yang bercampur dengan lendir vagina. Namun, bukan berarti saat Anda bercinta tertutup kemungkinan proses pembuahan.
"Hal ini tidak berarti spermatozoa (sel jantan) tidak ada yang melesat masuk ke dalam rahim untuk membuahi sel betina (ovum)," kata dr Andri.
Jelasnya, lanjut dr Andri, dari beratus ribu sel jantan, cukup satu sel jantan yang membuahi sel betina untuk terjadi kehamilan, terutama jika hubungan intim dilakukan saat periode subur, (rdn/up)











































