Hal ini terungkap dalam sebuah analisis terhadap 450 kasus cedera saat bercinta, yang dikumpulkan antara tahun 2009-2014. Tercatat 75 persen cedera tersebut dialami oleh pria, dan 41 persen melibatkan sextoys.
Beberapa temuan lain dalam penelitian tersebut adalah sebagai berikut, dikutip dari Foxnews, Jumat (26/2/2016).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Juli paling rawan
Dibanding pada bulan-bulan lainnya, cedera saat bercinta paling sering terjadi di bulan Juli, disusul April dan Februari. Cedera saat bercinta paling jarang terjadi di bulan Maret.
2. Bukan cedera yang lazim
Dari sekitar 2,3 juta kasus cedera yang dilaporkan dalam periode 6 tahun, hanya 0,02 persen yang berhubungan dengan aktivitas seks. Namun, kasus cedera saat bercinta diyakini banyak yang tidak dilaporkan.
3. Banyak melibatkan pensil
Beberapa benda yang pernah dilaporkan terjebak dalam organ reproduksi antara lain pensil, bola biliar, dan vakum toilet. Bahkan ada pula yang melaporkan mesin pemotong rumput, go-cart, dan koin.
Baca juga: 5 Penyebab Pria Kesakitan Saat Bercinta
4. Tidak ada bagian tubuh yang aman
Bagian tubuh yang paling sering cedera saat bercinta adalah area pubik (sekitar kemaluan). Lengan juga banyak dilaporkan. Bahkan dalam satu kasus, ada pula yang melaporkan cedera gigi.
5. Bahkan organ dalam
Bagian luar tubuh adalah yang paling rentan cedera saat bercinta. Namun dalam beberapa kasus, kerusakan saraf dan conjunctivitis juga terjadi. Bahkan, ada pula laporan keracunan.
6. Tidak fatal
Dari sekitar 450 kasus cedera seks antara tahun 2009-2014, tidak satu pun berujung pada kematian. (up/lll)











































