10 Persen Pria Bisa Multi-Orgasme Tapi Mungkin Tidak Sadar

10 Persen Pria Bisa Multi-Orgasme Tapi Mungkin Tidak Sadar

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Minggu, 15 Mei 2016 15:01 WIB
10 Persen Pria Bisa Multi-Orgasme Tapi Mungkin Tidak Sadar
Foto: thinkstock
Vancouver - Ternyata bukan hanya wanita yang bisa orgasme berulang kali, sebab pria juga bisa melakukannya. Hanya saja definisinya sedikit berbeda dengan orgasme yang didapatkan wanita.

Inilah yang dikemukakan Erik Wibowo, PhD, peneliti dari Vancouver Coastal Health, Kanada. Ia mendefinisikan, pria yang bisa multi-orgasme adalah mereka yang bisa mencapai klimaks beberapa kali karena periode refrakter mereka sangat pendek.

Periode refrakter adalah waktu yang diperlukan pria untuk bisa terangsang, mengalami ereksi, orgasme, dan ejakulasi. Jenisnya pun bervariasi, ada yang bisa ejakulasi tiap kali klimaks, ada juga yang mengalami beberapa kali klimaks dan baru ejakulasi di awal, akhir ataupun di antara keduanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bahkan keduanya bisa sama intensnya, baik yang pakai ejakulasi ataupun tidak," tandas Wibowo seperti dilaporkan Men's Health.

Baca juga: Wanita Bisa Orgasme Berkali-kali, Ini Penjelasan Dokter

Yang tak kalah menarik, Wibowo mengungkapkan pria manapun bisa merasakannya. "Bahkan dalam literatur manapun, cuma ada satu studi kasus di mana ada seorang pria yang bisa multi-orgasme karena perbedaan fisiologis dengan pria pada umumnya," imbuhnya.

Sedangkan satu-satunya faktor yang bisa membuat seorang pria lebih mudah mencapai orgasme berulang kali hanyalah usia. Lebih dari 10 persen pria berusia 20-an bisa merasakannya. Dan makin tua, kemampuan ini juga akan menurun. Terbukti, dari hasil pengamatan Wibowo, hanya kurang dari 7 persen pria berumur 30-an yang bisa mendapatkan klimaks berulang-ulang.

Kendati demikian, Wibowo meyakini mungkin tidak banyak pria yang menyadari kemampuannya tersebut. Padahal jika ingin mendapatkannya, multi-orgasme dapat diperoleh dengan latihan dan senantiasa menjaga kebugaran tubuh.

Baca juga: Butuh Waktu Berapa Lama Mr P Kembali Ereksi Usai Ejakulasi?

Hal ini dikemukakan pengamat kesehatan seksual, dr Andri Wanananda, MS. Baginya, hal terpenting dalam hubungan seksual adalah kebugaran fisik dan psikis dari kedua pasangan.

"Asal kebugaran fisik dan psikis terjaga, tidak ada penyakit tertentu seperti diabetes atau hipertensi, tidak diperlukan obat kuat sehingga mampu membuat pasangannya menikmati orgasme," tegas  kepada detikHealth beberapa waktu lalu. (lll/vit)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads