Plus Minus 5 Posisi Bercinta yang Umum Digunakan Pasutri

Plus Minus 5 Posisi Bercinta yang Umum Digunakan Pasutri

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Jumat, 03 Jun 2016 19:32 WIB
Plus Minus 5 Posisi Bercinta yang Umum Digunakan Pasutri
Ilustrasi (Foto: thinkstock)
Jakarta - Agar bercinta tidak membosankan, pasangan suami istri (pasutri) bisa memvariasikan posisi bercinta yang diterapkan. Namun, masing-masing posisi tentu memiliki kelebihan dan kekurangan.

Menyenangkan atau tidaknya posisi tersebut juga tergantung pada masing-masing pasangan. Terapis seks Dr Gabrielle Morissey menyebutkan lima posisi seks yang sering diterapkan pasutri yakni man on top, woman on top, spooning, doggy style, dan sitting.

Nah, dikatakan Morissey terdapat plus minus bagi masing-masing posisi tersebut, seperti dikutip dari Body and Soul berikut ini:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Hendak Jalani Malam Pertama? Ini Posisi Bercinta yang Disarankan untuk Istri

1. Man on top

Posisi man on top memungkinkan terjadinya kontak tubuh penuh dan kontak mata yang bisa membuat pasutri makin intim. Tapi secara fisik, Morissey mengatakan posisi ini kurang menguntungkan karena terkait dengan respons seksual wanita yang melibatkan ketegangan otot dalam mencapai orgasme.

Morissey mengatakan biasanya stimulasi yang kurang pada klitoris membuat wanita butuh waktu lebih lama untuk mencapai orgasme. Sementara, saat bercinta, suami lebih cenderung ingin mempertahankan ereksinya agar lebih lama.

"Pada man on top, istri berbaring di bawah dan dia berada di posisi santai dan tidak melibatkan ketegangan otot yang dibutuhkan untuk membantu respons seksual. Sementara, di posisi atas, suamilah yang hampir melakukan semua pekerjaannya. Tapi jika Anda ingin menerapkan posisi ini dan pasangan pun suka, silakan saja," tutur Morissey.

2. Woman on top

Posisi woman on top bisa jadi favorit bagi pasangan karena adanya kontak kulit dan mata yang penuh. Bagi suami, pemandangan tubuh istri pun bisa jadi nilai plus. Apalagi, jika suami ingin mengontrol kecepatan dan ritme penetrasi, ia bisa melakukannya dengan mengatur gerakan pinggul istri. Pada istri, menurut Morissey woman on top juga bisa membantunya merangsang klitoris. Tapi, ingat bahwa pada posisi ini risiko fraktur penis lebih besar.

3. Spooning

"Selain menciptakan keintiman, posisi spooning membuat pasangan rileks karena tak perlu menumpu berat tubuhnya. Posisi ini juga memungkinkan pasangan mengontrol ketegangan otot mereka. Tapi kadang, posisi ini tidak memberi kesempatan pasangan untuk melakukan kontak mata," ungkap Morissey.

Baca juga: Patut Dicoba, Posisi Bercinta Agar Pria Lebih 'Tahan Lama' di Ranjang

4. Sitting

Jika Anda ingin suasana erotis dan sarat akan pelukan, posisi sitting alias duduk bisa digunakan. Duduk dengan posisi istri di pangkuan suami, kaki saling melilit satu sama lain dan kontak tubuh bagian atas termasuk bertambahnya ketegangan otot, menjadi kelebihan posisi sitting.

"Tapi perhatikan aspek keamanan saat Anda menerapkan posisi ini. Sebab, umumnya posisi ini diterapkan di lantai, kursi, atau pinggir tempat tidur sebelum berpindah ke posisi lain," kata Morissey.

5. Doggy style

Morissey mengungkapkan doggy style kerap disebut lebih menguntungkan suami. Dengan tidak adanya kontak face to face dengan istri, hal-hal nakal disebut bisa dilakukan suami dengan posisi ini. Meskipun, dengan posisi ini stimulasi pada klitoris juga bisa dilakukan baik oleh suami atau istri dengan lebih mudah. Jika ingin ada kontak mata, Morissey menyarankan gunakan cermin ketika Anda menerapkan posisi ini.

"Intinya gunakan posisi yang membuat Anda berdua nyaman. Dan jangan lupa pula perhatikan aspek keamanan ketika Anda menerapkannya. Jangan pernah pula bandingkan posisi seks yang digunakan orang lain dengan Anda karena tiap pasangan memiliki keunikan tersendiri," ucap Morissey.

(rdn/vit)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads