5 Mitos dan Fakta Populer Soal Seks dan Kehamilan

5 Mitos dan Fakta Populer Soal Seks dan Kehamilan

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Senin, 11 Jul 2016 14:05 WIB
5 Mitos dan Fakta Populer Soal Seks dan Kehamilan
Foto: Thinkstock
Jakarta - Mitos dan fakta seputar seks dan kehamilan masih cukup banyak di masyarakat. Hal ini terjadi karena kurangnya pendidikan soal kesehatan reproduksi dan anggapan tabu untuk membicarakan soal seks.

Beberapa mitos populer seperti loncat setelah bercinta tak bikin hamil atau perempuan selalu orgasme saat bercinta memang kini sudah mulai ditinggalkan. Namun masih ada mitos populer yang diyakini sebagai fakta, atau fakta yang terselubung sebagai mitos.

Apa saja? Dikutip dari Medical Daily, berikut 5 fakta dan mitos populer soal seks dan kehamilan:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Padahal Belum Tentu Benar, 5 Hal Soal Seks Oral Ini Masih Dipercaya

1. Bercinta di kolam renang tak bikin hamil

Bercinta di kolam renang dipercaya tidak akan menyebabkan kehamilan. Anggapan ini muncul karena adanya kesalahan persepsi bahwa sperma yang keluar saat ejakulasi hanyut di dalam air dan tak bisa mencapai rahim.

Faktanya, tidak ada bedanya apakah seseorang bercinta di kolam renang atau di kasur, selama pasangan tersebut tidak menggunakan kontrasepsi. Sehingga bercinta di kolam renang tetap dapat menyebabkan kehamilan.

2. Rajin bercinta tangkal impotensi

Rajin bercinta minimal 5 kali dalam seminggu dikatakan dapat menangkal impotensi. Penelitian menyebut hal ini terbukti benar.

Frekuensi ereksi yang terjadi membuat saraf-saraf penis terjaga kesehatannya. Semakin sering ereksi, kesehatan saraf akan semakin baik dan juga menjaga kelancaran pembuluh darah dia area penis.

3. Masa subur membuat wanita lebih bergairah

Wanita yang sedang dalam masa subur, kurang lebih satu minggu sejak haid berakhir, memang mengalami peningkatan gairah seksual. Hal ini akibat terjadinya fluktuasi hormon estrogen di dalam tubuh.

4. Seks oral tak bisa tularkan penyakit

Anggapan bahwa seks oral tidak menularkan penyakit seksual sangat tidak benar. Beragam penelitian sudah membuktikan bahwa seks oral dapat menularkan penyakit seksual seperti chlamydia atau syphilis di mulut dan tenggorokan.

5. Ukuran klitoris membesar sesuai usia

Ukuran klitoris pada vagina wanita memang akan membesar seiring bertambahnya usia. Studi menyebut ketika wanita berusia 32 tahun, ukuran klitorisnya 4 kali lebih besar daripada saat ia mengalami pubertas.

Baca juga: Survei: 52 Persen Pengantin Baru Tak Langsung Bercinta di Malam Pertama (mrs/up)

Berita Terkait