"Saluran kencing perempuan itu lebih pendek dari laki-laki. Sehingga kemungkinan untuk terkena infeksi saluran kemih lebih besar ketimbang laki-laki," jelas dokter spesialis kandungan dan kebidanan dari RS Mayapada Lebak Bulus, dr Ardiansjah Dara Sjahrudin SpOG.
Hal itu disampaikan dr Dara, demikian dia biasa disapa, di sela-sela live chat 'Kupas Tuntas Infertilitas' yang digelar di Kantor detikcom, Jl Warung Jati Barat, Jakarta Selatan, Rabu (10/8/2016).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Hai Wanita, Bersihkan Vagina Setelah Bercinta Agar Sehat dengan Cara Ini
Bandingkan dengan laki-laki yang memiliki uretra dengan panjang 20 cm dan berujung di kepala penis.Uretra pada laki-laki tak hanya merupakan saluran pembuang namun juga berfungsi dalam sistem reproduksi sebagai saluran untuk mengeluarkan air mani.
Sebelumnya, konsultan urologi di BMI Hospital, Edgbaston, dr Zaki Almallah pernah mengungkapkan bakteri penyebab infeksi saluran kemih biasanya hidup secara alami di perineum yang terletak di antara anus, vagina dan uretra. Nah, hubungan seks bisa membuat bakteri berpindah tempat ke kandung kemih melalui uretra.
Jadi jika istri berkemih usai bercinta secara tidak langsung akan membilas bakteri yang berpindah ke uretra dan kemudian menuju ke kandung kemih. Karena itu buang air kecil setelah bercinta bisa meminimalisir risiko mengalami infeksi saluran kemih pasca bercinta.
Setelah buang air kecil, pastikan juga membilas dari arah depan ke belakang (vagina ke anus). Sebab melakukannya dengan arah sebaliknya justru akan menarik bakteri berbahaya dari anus ke vagina dan menimbulkan infeksi.
Baca juga: Biasakan Buang Air Kecil Usai Berhubungan Seks
Selain itu, salah satu cara juga bisa dilakukan untuk mencegah infeksi saluran kemih adalah membiasakan untuk minum air putih dalam jumlah yang cukup. Karena minum air putih dalam jumlah cukup bisa membantu menjaga sistem kemih untuk mengeluarkan bakteri yang masuk sehingga bebas kuman. (vit/up)











































