Testosteron sendiri adalah hormon seks laki-laki yang bertanggung jawab untuk merangsang produksi sperma dan dorongan seksual. Oleh karena itu tim peneliti dari University of Siena, Itali, mengatakan apabila produksinya terangsang maka seks juga bisa lebih baik.
Terbukti dari eksperimen yang dilakukan pada 38 pria, mereka yang mendapat terapi cahaya di pagi hari selama setengah jam untuk dua minggu tingkat testosterone tubuhnya meningkat. Dari yang rata-ratanya 2,1 ng/ml menjadi 3,6 ng/ml.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemimpin studi Profesor Andrea Fagiolini mengatakan seiring meningkatnya testosteron tersebut para responden juga melaporkan kepuasaan seksual yang lebih baik.
Mengapa ini terjadi dijelaskan oleh Prof Andrea kemungkinan karena cahaya terang menstimulasi kelenjar pineal di pusat otak yang memerintahkan tubuh lebih banyak memproduksi testosteron. Menurutnya ini sesuai dengan fakta mengapa tingkat konsepsi paling tinggi terjadi di musim panas.
"Di belahan bumi utara, produksi testosteron tubuh orang-orang secara alami menurun dari November hingga April dan kemudian naik terus dari musim semi hingga musim panas dengan puncaknya pada bulan Oktober," kata Prof Andrea seperti dikutip dari BBC pada Senin (19/9/2016).
Untuk cahaya yang digunakan dalam studi para peneliti menggunakan lampu tabung dengan kekuatan 10 kali lipat lampu rumahan umumnya.
Baca juga: 9 Tanda Pria yang Punya Sedikit Hormon Testosteron (fds/vit)











































