Sabtu, 08 Okt 2016 15:04 WIB

Risiko Nekat Bercinta Saat Haid: Terjadi Infeksi Hingga Endometriosis

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Foto: thinkstock
Jakarta - Salah satu hal yang membuat pasangan suami istri (pasutri) stop sementara berhubungan intim adalah karena sang istri sedang datang bulan alias haid. Tapi jika hubungan intim tetap dilakukan saat istri haid, ada risiko yang bisa terjadi.

dr Liva Wijaya SpOG dari RS Mitra Keluarga Kemayoran, saat haid pembuluh darah terbuka dan memperbesar potensi bakteri masuk ke pembuluh darah dan menyebar. Itulah salah satu alasan mengapa menjaga kebersihan area kewanitaan penting terutama saat menstruasi karena risiko infeksi lebih besar.

"Intinya kalau lagi menstruasi jangan dulu berhubungan seksual. Dalam kondisi haid kan terdapat darah haid, pH vagina sudah berubah semua. Makanya tunggu bersih aja,' kata dr Liva di sela-sela media workshop 'It's better to be protected in your red days' di Letter D Cuisine, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Selain itu, perlu diingat bahwa hubungan intim menjadi salah satu faktor yang meningkatkan infeksi. Tetapi, dr Liva menekankan risiko itu bisa diminimalkan dengan daya tahan tubuh yang baik. Kemudian, cairan sperma yang bersifat basa pada prinsipnya bisa mengubah keseimbangan pH di vagina.

Untuk itu, tak ada salahnya setelah berhubungan intim, cuci vagina dengan bersih. Tak perlu menggunakan produk tertentu, jika tak ada masalah, membasuh vagina dengan air bersih saja dikatakan dr Liva cukup.

Baca juga: Trik Agar Sukses Malam Pertama Bagi Pasangan Pengantin Baru

Beberapa waktu lalu, pengamat kesehatan seksual dr Andri Wanananda MS mengatakan bercinta semestinya tak dilakukan ketika istri sedang haid. Dikhawatirkan, masih ada pembuluh darah yang terbuka yang bisa memicu gelembung udara (emboli) saat gerakan-gerakan penis ketika penetrasi ke dalam vagina.

"Jika pembuluh darah tersebut menuju ke organ penting seperti jantung dan paru-paru dan menyebabkan kegagalan fungsi organ tersebut hingga memicu kematian. Emboli ini bila terbawa aliran darah bisa menyumbat pembuluh darah jantung (arteri coronaria), hingga memicu serangan jantung mendadak" kata dr Andri.

Sementara, dr Ardiansjah Dara SpOG mengatakan bercinta saat istri sedang haid dapat berdampak pada nyeri perut dan endometriosis. Sebab, bukan tidak mungkin berhubungan intim saat menstruasi mengakibatkan darah menstruasi masuk kembali ke dalam rahim.

Sehingga, darah menstruasi yang seharusnya mengalir keluar tubuh justru masuk kembali karena adanya dorongan saat berhubungan intim. Nah, ketika darah haid yang mestinya keluar dari rahim didorong masuk kembali, nantinya darah bisa menggumpal di rahim dan memicu endometriosis.

Baca juga: Ini Sebabnya Endometriosis Bisa Picu Nyeri Haid dan Nyeri Saat Bercinta

(rdn/up)