Sebuah survei terbaru mengungkap 40 persen responden mengaku lebih memilih sinyal Wi-Fi sebagai kebutuhan utama mereka dalam kehidupan sehari-hari ketimbang seks, yang hanya dipilih oleh 37 persen responden.
Fakta ini diungkap dalam survei baru bertajuk The iPass Mobile Professional Report 2016 dengan melibatkan 1.700-an responden dari Amerika Utara dan Eropa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Beberapa tahun lalu takkan ada yang terpikir ada hal yang lebih penting dari seks, sebab seks melebihi kebutuhan manusia lainnya," tutur Patricia Hume dari iPass, sebuah perusahaan penyedia jaringan telekomunikasi dari California, seperti dilaporkan Ask Men.
Penelitian yang dilakukan Nottingham Trent University, Inggris mengungkapkan, orang dewasa rata-rata mengecek ponselnya sebanyak 85 kali dalam sehari saja.
Riset lain mengatakan lama waktu yang dihabiskan seseorang untuk 'berselancar' di dunia maya meningkat hingga dua kali lipat dalam kurun tahun 2005-2014. Dari yang semula hanya 10 jam per pekan menjadi lebih dari 20 jam per pekan.
Baca juga: Ini Saran Psikolog untuk Batasi Kunjungan ke Situs Porno
Menariknya, 75 persen responden mengklaim Wi-Fi tak hanya menjadi kebutuhan utama mereka saat ini, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas hidup mereka.
Meski demikian, studi terbaru dari McMaster University, Ontario mengingatkan bahwa ketergantungan pada internet, Wi-Fi dan teknologi sejenis dapat mengakibatkan gangguan mental seperti depresi.
Survei lain yang dilakukan pada tahun 2013 mengungkap, ada beragam hal yang lebih dipilih orang ketimbang bercinta, di antaranya kopi, tidur, makanan dan perawatan kulit.
Dari berbagai studi juga terungkap ponsel dan internet selalu masuk ke dalam daftar ini. Bahkan di tahun 2011, majalah Time pernah melaporkan bahwa banyak responden yang rela tidak bercinta selama sepekan daripada harus dijauhkan dari ponsel mereka dalam waktu yang lama.
Baca juga: Indonesia Juara Dunia Akses Porno, Waspadai Dampaknya Bagi Tubuh
(lll/vit)











































