Diungkapkan psikolog klinis dari Klinik TigaGenerasi, Sri Juwita Kusumawardhani MPsi, Psikolog, dampak yang paling jelas adalah cerita yang dibagikan dapat disebarluaskan kepada orang lain. Lalu, bisakah muncul perasaan minder pada orang yang menceritakan masalah ranjangnya karena menganggap kehidupan ranjang orang lain lebih baik?
Terkait perasaan, menurut Wita ini sangat tergantung dengan tingkat kepercayaan diri setiap orang. Jika ia merupakan individu yang percaya diri, tentunya mendengar atau berbagi mengenai masalah kehidupan seksualnya tidak akan membuat dia merasa minder atau iri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, bukan tak mungkin timbul perasaan minder dan iri terhadap kehidupan pasutri lainnya. Nah, jika begitu, mindset seperti apa yang mesti ditanamkan pada pasutri?
"Kita tidak pernah tahu apakah yang diceritakan oleh orang lain itu benar, bisa saja mereka melebih-lebihkan cerita, justru karena mereka merasa tidak percaya diri dengan kehidupan seksnya," tambah Wita yang juga praktik di Klinik Psikologi Terapan UI ini.
Ia mengingatkan, fokuslah pada diri Anda dan pasangan. Selama hubungan seks Anda berdua sudah menyenangkan satu sama lain, mengapa harus membandingkan dengan orang lain?
Baca juga: Jadi Gemuk Setelah Menikah Itu Artinya Pernikahannya Bahagia (rdn/up)











































