Fakta ini diungkap peneliti dari Departemen Psikologi Abo Akademi University, Turku, Finlandia setelah melakukan survei terhadap 2.655 pria dan wanita berusia 18-50 tahun.
Masing-masing diminta menyebutkan usia orang yang mereka pertimbangkan untuk diajak berhubungan seksual. Namun kemudian mereka diminta menyebutkan usia pasangan seks mereka yang sebenarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun menariknya, semakin bertambah usia seseorang, maka preferensi mereka juga menjadi lebih spesifik. Dalam hal ini berarti rentang usia pasangan seks mereka juga berubah.
Jadi untuk wanita, tiap usia mereka bertambah satu tahun maka usia pasangan mereka setidaknya 4,5 bulan lebih tua. Sedangkan pria tak mempersoalkan bila pasangannya memiliki beda usia minimal hingga 6,5 bulan.
Baca juga: Ini Frekuensi Ideal untuk Hubungan Intim Berdasarkan Rentang Usia
Sebagai gambaran, rata-rata usia partisipan wanita dalam studi ini adalah 35 tahun. Oleh karena itu, usia pria termuda yang ia pertimbangkan untuk diajak bercinta adalah 27 tahun, dan yang paling tua adalah 46 tahun. Namun kenyataannya, pasangan termudanya berusia 33 tahun dan yang tertua adalah 38 tahun.
Bagaimana dengan pria? Usia rata-rata partisipan pria dalam studi ini adalah 37 tahun. Sehingga usia pasangan termuda yang ingin diajaknya bercinta adalah 21 tahun dan yang tertua adalah 49 tahun. Akan tetapi faktanya mereka berhubungan dengan wanita berusia 31 tahun dan yang tertua adalah seumuran atau 37 tahun.
Kesimpulannya, rentang usia pasangan yang dipilih pria maupun wanita sama-sama berubah ketika usia mereka bertambah. Seperti halnya pada pria. Mereka mungkin memperlihatkan ketertarikan lebih pada wanita yang lebih muda, tetapi pada kenyataannya ketika mereka melakukan aktivitas seksual, rentang usia pasangannya sebenarnya tidak jauh-jauh dari usianya sendiri.
Lantas apa pemicunya? Menurut peneliti, banyak faktor yang mendasari preferensi ini, di antaranya peran gender dalam masyarakat hingga kecenderungan wanita untuk memilih pasangan yang lebih tua karena kebanyakan dari mereka bermaksud menjalin hubungan serius atau jangka panjang, sedangkan hal ini tak banyak terlintas dalam pikiran pria.
Baca juga: Seks Tak Jadi Prioritas Pasutri Seiring Bertambahnya Usia, Normalkah? (lll/ajg)











































