Kamis, 09 Mar 2017 18:06 WIB

Studi Ungkap Frekuensi Bercinta Pasangan Modern Makin Berkurang

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Bercinta dan manfaatnya untuk kesehatan sudah dibuktikan oleh beberapa studi. Mulai dari bisa membuat tubuh lebih ramping karena pembakaran kalori, penurunan risiko kanker prostat dan payudara, hingga menjaga kesehatan mental.

Hanya saja sayangnya studi terbaru yang dilakukan oleh para peneliti dari San Diego State University menemukan fakta bahwa frekuensi bercinta para pasangan ternyata semakin berkurang.

Baca juga: Jarang Digunakan, Posisi Seks Ini Bikin Bercinta Makin Panas (1)

Dipublikasi dalam Archives of Sexual Behavior, pemimpin studi Profesor Jean Twenge mengatakan ketika data tahun 2010 dibandingkan dengan data tahun 2014, pasangan di Amerika Serikat saja rata-rata frekuensi bercintanya telah berkurang hingga sembilan kali lipat. Menurut Prof Jean kemungkinan ada dua hal yang bisa menyebabkan fenomena ini.

Setelah menganalisis faktor-faktor seperti usia, jenis kelamin, ras, tingkat edukasi, dan status pekerjaan dari sekitar 26 ribu responden, peneliti berkesimpulan penyebab mengapa pasangan modern makin jarang bercinta bisa karena minimnya waktu.

Terutama pada pasangan yang sudah memiliki anak, waktu yang terbagi untuk mengasuh dan bekerja membuat kesempatan untuk bercinta berkurang. Belum lagi menurut Prof Jean kini semakin banyak pilihan hiburan untuk mengisi waktu luang.

"Ada banyak cara bagi kita untuk menikmati waktu luang di rumah," ungkap Prof Jean menyebut contoh seperti Netflix atau hiburan lain berbasis peralatan seperti dikutip dari Times, Kamis (9/3/2017).

Di dalam studi Prof Jean menyebut orang dewasa di Amerika Serikat kini rata-rata per tahun hanya 54 kali menghabiskan waktunya untuk bercinta. Artinya per minggu mereka bercinta hanya sekali lebih sedikit.

Baca juga: Bercinta Secara Rutin Bisa Bermanfaat Juga untuk Karier

(mrs/vit)