"Bau tak sedap rentan terjadi pada pria yang tidak disunat. Sebab, bakteri dan jamur rentan tumbuh di bawah kulit kulup penis," kata Dr David Shusterman, pendiri dan direktur medis NY Urology, dikutip dari Ask Men.
Ia menambahkan, umumnya penis tidak akan berbau setelah mandi. Untuk itu, Anda bisa melakukan tes bau. Caranya, setelah penis dikeringkan, sentuh penis dengan tangan kemudian cium tangan Anda, jika kemudian tercium bau tak sedap pada penis, Shusterman menyarankan Anda segera cek ke urolog.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Ukuran Penis Pengaruhi Kepuasan Seks Pasutri? Ini Jawaban Pakar
1. Jaga penis tetap kering
|
Foto: thinkstock
|
Jika Anda berolahraga, setelahnya usahakan mandi. Sebab, endapan keringat yang tak segera dibersihkan bisa menimbulkan lingkungan yang lembap dan baik bagi bakteri untuk berkembang biak.
2. Bersihkan smegma
|
Foto: thinkstock
|
3. Basuh penis dengan baik
|
Foto: Thinkstock
|
"Sabun antibakteri justru bisa membuat kulit terlalu kering. Atau, cukup gunakan air bersih asalkan seluruh area terjangkau saat dibersihkan," kata pakar hubungan Antonia Hall.
4. Lakukan tes IMS dan periksa kesehatan Anda
|
Foto: thinkstock
|
Sementara, pakar kesehatan seksual Nina Helms mengatakan apa yang pria konsumsi pasti berpengaruh pada aroma tubuhnya, termasuk bau pada penis. Merokok, konsumsi alkohol, menjalani diet yang tidak tepat bisa memicu bau tak sedap, termasuk pada penis.
5. Pangkas rambut kemaluan
|
Foto: thinkstock
|
"Anda tidak perlu mencukur habis rambut kemaluan. Cukup pangkas dan rapikan, itu akan membawa perubahan besar," tutur Hall.
Halaman 2 dari 6











































