Seperti contohnya sebuah mainan seks antik dari era Victoria berbentuk dildo yang direncanakan akan dilelang di Oldcastle, Irlandia. Dildo tersebut berasal dari keluarga kaya setempat dan terbuat dari gading gajah.
Baca juga: 4 Mainan Seks Multifungsi: Jadi Alarm Hingga Sadel Sepeda
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dildo dari gading gajah tersebut diprediksi memiliki nilai jual sekitar Rp 10 juta.
Fakta yang menarik adalah pada era Victoria dildo sendiri sebetulnya terkenal bukan sebagai mainan seks melainkan alat terapi dokter. Pada saat itu konsep rangsangan seksual pada wanita belum terpikirkan sehingga dokter sengaja memijat wanita yang 'gelisah' untuk menyembuhkannya.
Dildo dipakai sebagai alat bantu agar dokter tidak cepat lelah harus menggunakan tangannya memijat pasien.
"Anda harus mengingat pada era Victoria jumlah orang yang mampu untuk membuat hal seperti ini sangat sedikit," kata Damien.
"Sekitar 99 persen orang-orang masih berusaha untuk bisa bertahan hidup, jadi mungkin hanya ada 400 hingga 500 keluarga yang mampu saja. Oleh karena itu ini adalah sebuah karya seni dan bagian dari sejarah sosial yang menarik," pungkasnya.
Baca juga: Di Spanyol Ada Rumah Bordil Khusus Berisi Boneka Seks
(fds/vit)











































