Seperti disampaikan oleh pakar kesehatan seksual dari The Kinsey Institute, Debby Herbenick, PhD, ketika seorang pria tak memiliki penyakit tertentu maka masalah ereksi biasanya berkaitan dengan kecemasan atau stres. Maka dari itu, untuk mengatasinya pun diperlukan sikap rileks.
"Masalah ereksi tak selalu menandakan ada yang salah pada diri pria, bisa juga menjadi penanda kondisi bercinta yang tak rileks," ujar Herbenick, seperti dikutip dari Men's Health.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu tips yang diberikan oleh Herbenick untuk mengatasi masalah ereksi yakni dengan memaksimalkan momen foreplay. Pastikan fase ini Anda dan pasangan jalani dengan momen yang menyenangkan.
"Lalu ketika pria bercinta dengan menggunakan kondom, maka pria harus memastikan bahwa kondom yang dipakai ukurannya pas dan terasa nyaman di organ intim," imbuhnya.
Kunci penting lainnya untuk memiliki ereksi yang lebih tahan lama disebutkan oleh Herbenick adalah rileks. Bercinta juga merupakan proses belajar, sehingga wajar jika berjalan tak seperti yang diharapkan. Ketika seorang pria memiliki ekspektasi tinggi akan momen ini, maka ia cenderung sulit rileks dan menghambat proses ereksi itu sendiri.
"Cobalah untuk rileks, tarik napas dalam-dalam, yakinkan diri Anda sendiri bahwa Anda bisa menikmati momen ini," pesan Herbenick.
Baca juga: 4 Hal yang Bisa Menyebabkan Mr P Patah
(ajg/vit)











































