dr Edward Catalano dari Center For Integrative and Preventative Healthcare mengatakan dari beberapa hal penyebab ketidakseimbangan hormon tersebut, orang-orang jarang mempertimbangkan faktor kondisi kesehatan pencernaan.
"Di dalam perut kita terdapat milyaran bakteri, bahkan lebih banyak dari sel yang ada di seluruh tubuh. Bakteri-bakteri ini adalah organisme hidup yang berfungsi dalam kelompok, dan mereka sangat aktif sehingga dapat memengaruhi fungsi tubuh...," kata dr Edward seperti dikutip dari Huffingtonpost, Senin (8/5/2017).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam fungsinya yang normal maka bakteri dalam sistem pencernaan akan menghasilkan hormon dan enzim seperti misalnya serotonin. Nah di sini serotonin memiliki fungsi untuk menjaga mood dan juga meningkatkan aliran darah ke organ intim.
Oleh karena itu apabila kondisi bakteri di perut seseorang terganggu, maka gairah seksualnya juga bisa terpengaruh. Apa yang bisa menyebabkannya adalah diet tak sehat seperti makanan minim nutrisi, pemanis buatan, pestisida, hingga obat-obatan.
"Hanya sebagian kecil serotonin yang diproduksi oleh otak. Sekitar 80-90 persen sisanya diproduksi oleh bakteri perut," kata dr Edward.
"Menjaga makanan adalah obat pertama yang terbaik. Diet tinggi sayur, buah-buahan, lemak baik seperti minyak zaitun atau kelapa, kacang dan biji-bijian, serta asupan protein merupakan cara bagus untuk menjaga bakteri perut tetap sehat," pungkasnya.
Baca juga: Kondisi Kesehatan Wanita Berdasarkan Orgasmenya
(fds/up)











































