Khusus Pria! Cara Atasi Susah Orgasme karena Ejakulasi Tertunda

Khusus Pria! Cara Atasi Susah Orgasme karena Ejakulasi Tertunda

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Kamis, 11 Mei 2017 17:05 WIB
Khusus Pria! Cara Atasi Susah Orgasme karena Ejakulasi Tertunda
Foto: thinkstock
Jakarta - Suami sulit orgasme bisa menimbulkan masalah tersendiri bagi kehidupan seksual pasutri. Nah, sulit orgasme bisa disebabkan karena delayed ejaculation atau ejakulasi tertunda.

Terapis seks Vanessa Marin menjelaskan delayed ejaculation adalah kondisi di mana pria membutuhkan 'tambahan' rangsangan seksual agar bisa mencapai klimaks dan berejakulasi ketika bercinta. Beberapa pria dengan ejakulasi tertunda bahkan tidak dapat ejakulasi sama sekali.

"Pada kasus ini, mereka bisa butuh waktu 30, 40, bahkan 60 menit untuk bisa mencapai ejakulasi. Cukup banyak klien saya mengalami ini tapi sayangnya ejakulasi tertunda masih jarang diperbincangkan," kata Marin, dikutip dari Men's Fitness.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada kasus umum ejakulasi tertunda, pria tidak bisa mencapai orgasme selama hubungan seksual. Tapi, justru dia bisa berejakulasi setelah mendapat rangsangan oral atau manual penis. Beberapa pria pun disebutkan bisa ejakulasi hanya saat masturbasi.

Nah, jika pria mengalami ejakulasi tertunda, ada beberapa hal yang perlu dilakukan seperti diungkapkan Marin berikut ini.

Baca juga: Istri Enggan Mendapat Seks Oral, Apa yang Baiknya Dilakukan Suami?

1. Evaluasi gaya hidup

Foto: thinkstock
Gaya hidup berpengaruh pada kehidupan seksual. Misalnya kebiasaan konsumsi alkohol bisa membuat seseorang sulit mencapai orgasme. Dalam kondisi ini, beberapa obat-obatan bisa saja tidak berpengaruh. Sebab, yang utama mesti dilakukan adalah Anda mengubah gaya hidup.

Hentikan konsumsi alkohol dan perbanyak minum air putih. Kemudian, terapkan pola hidup lebih sehat dengan mengatur pola makan, hindari stres, olahraga rutin, dan istirahat cukup.

2. Cek ke dokter

Foto: thinkstock
Marin mengatakan, ada beberapa kondisi medis yang menyebabkan ejakulasi tertunda. Hal yang paling umum adalah obat resep, terutama antidepresan yang memiliki efek cukup parah pada ejakulasi tertunda. Disebutkan, sampai 37 persen pria yang mengonsumsi antidepresan memiliki kesulitan dalam mencapai orgasme.

"Ejakulasi tertunda juga bisa disebabkan infeksi saluran kemih atau infeksi prostat, hipotiroid, atau penyakit jantung. Sehingga, penting untuk mengecek kondisi Anda ke dokter," kata Marin.

3. Hadapi rasa malu dan bersalah

Foto: Thinkstock
"Beberapa klien saya secara tidak sadar mengalami ejakulasi tertunda karena ada masalah dengan psikisnya. Misalnya mereka memiliki rasa bersalah, malu, dan khawatir. Bagi mereka, dalam kondisi ini orgasme pun akan lebih sulit dicapai," kata Marin.

Jika Anda evaluasi dan menemukan kondisi psikis itulah yang menyebabkan orgasme sulit didapat, Marin menyarankan lakukanlah konseling dengan terapis.

Marin mengingatkan, perasaan khawatir akan urusan lain misalnya pekerjaan juga bisa mempersulit orgasme. Untuk itu, penting bagi Anda untuk melepaskan sejenak beban tersebut dan fokuslah dengan apa yang Anda lakukan di tempat tidur.

4. Evaluasi kebiasaan masturbasi

Foto: Thinkstock
Kebiasaan masturbasi, kata Marin, juga menjadi penyebab umum ejakulasi tertunda. Termasuk di dalamnya terlalu sering menonton porno, meremas penis dengan kuat, masturbasi terlalu cepat, dan masturbasi terlalu sering. Hal ini bisa terjadi karena tubuh akhirnya hanya merespons rangsangan yang pada prinsipnya sulit ditiru oleh pasangan.

Marin menyarankan, coba ajak pasangan melakukan masturbasi bersama dan beri tahu dia bagaimana cara Anda bermasturbasi. Atau, coba lakukan masturbasi dengan tangan yang tidak dominan, kemudian amati apa yang Anda alami ketika bercinta.

"Jika setelah itu Anda dapat lebih mudah orgasme, berarti masturbasi-lah yang menyebabkan Anda sulit orgasme," ujar Marin.

5. Nikmati apa yang Anda lakukan

Foto: Thinkstock
Adanya isu performa seksual secara tidak disadari juga bisa menambah beban seorang pria agar bisa mencapai orgasme. Untuk itu, Marin menganjurkan untuk tidak terlalu ambil pusing dengan apa yang Anda alami dan fokus pada apa yang bisa membuat Anda bergairah ketika bercinta.

"Ketika kita justru enjoy dengan apa yang dilakukan, kadang itu bisa mengatasi masalah yang dialami. Jika Anda suka dengan posisi doggy style, minta istri melakukannya. Jika Anda menginginkan seks oral, jangan malu menyatakan pada istri," kata Marin.
Halaman 2 dari 6
Gaya hidup berpengaruh pada kehidupan seksual. Misalnya kebiasaan konsumsi alkohol bisa membuat seseorang sulit mencapai orgasme. Dalam kondisi ini, beberapa obat-obatan bisa saja tidak berpengaruh. Sebab, yang utama mesti dilakukan adalah Anda mengubah gaya hidup.

Hentikan konsumsi alkohol dan perbanyak minum air putih. Kemudian, terapkan pola hidup lebih sehat dengan mengatur pola makan, hindari stres, olahraga rutin, dan istirahat cukup.

Marin mengatakan, ada beberapa kondisi medis yang menyebabkan ejakulasi tertunda. Hal yang paling umum adalah obat resep, terutama antidepresan yang memiliki efek cukup parah pada ejakulasi tertunda. Disebutkan, sampai 37 persen pria yang mengonsumsi antidepresan memiliki kesulitan dalam mencapai orgasme.

"Ejakulasi tertunda juga bisa disebabkan infeksi saluran kemih atau infeksi prostat, hipotiroid, atau penyakit jantung. Sehingga, penting untuk mengecek kondisi Anda ke dokter," kata Marin.

"Beberapa klien saya secara tidak sadar mengalami ejakulasi tertunda karena ada masalah dengan psikisnya. Misalnya mereka memiliki rasa bersalah, malu, dan khawatir. Bagi mereka, dalam kondisi ini orgasme pun akan lebih sulit dicapai," kata Marin.

Jika Anda evaluasi dan menemukan kondisi psikis itulah yang menyebabkan orgasme sulit didapat, Marin menyarankan lakukanlah konseling dengan terapis.

Marin mengingatkan, perasaan khawatir akan urusan lain misalnya pekerjaan juga bisa mempersulit orgasme. Untuk itu, penting bagi Anda untuk melepaskan sejenak beban tersebut dan fokuslah dengan apa yang Anda lakukan di tempat tidur.

Kebiasaan masturbasi, kata Marin, juga menjadi penyebab umum ejakulasi tertunda. Termasuk di dalamnya terlalu sering menonton porno, meremas penis dengan kuat, masturbasi terlalu cepat, dan masturbasi terlalu sering. Hal ini bisa terjadi karena tubuh akhirnya hanya merespons rangsangan yang pada prinsipnya sulit ditiru oleh pasangan.

Marin menyarankan, coba ajak pasangan melakukan masturbasi bersama dan beri tahu dia bagaimana cara Anda bermasturbasi. Atau, coba lakukan masturbasi dengan tangan yang tidak dominan, kemudian amati apa yang Anda alami ketika bercinta.

"Jika setelah itu Anda dapat lebih mudah orgasme, berarti masturbasi-lah yang menyebabkan Anda sulit orgasme," ujar Marin.

Adanya isu performa seksual secara tidak disadari juga bisa menambah beban seorang pria agar bisa mencapai orgasme. Untuk itu, Marin menganjurkan untuk tidak terlalu ambil pusing dengan apa yang Anda alami dan fokus pada apa yang bisa membuat Anda bergairah ketika bercinta.

"Ketika kita justru enjoy dengan apa yang dilakukan, kadang itu bisa mengatasi masalah yang dialami. Jika Anda suka dengan posisi doggy style, minta istri melakukannya. Jika Anda menginginkan seks oral, jangan malu menyatakan pada istri," kata Marin.

(rdn/vit)

Berita Terkait