Jakarta -
Pasangan menikah belum tentu selalu sehati dan sepakat. Wajar bila berulang kali terjadi perbedaan pendapat, termasuk untuk urusan ranjang. Gairah suami dan istri tak selalu muncul di saat yang bersamaan.
Faktanya ini adalah hal yang normal. Sebuah survei yang baru-baru ini dilakukan Open University, Inggris terhadap lebih dari 5.000 responden menyebut, keintiman dan gairah seksual serta frekuensi bercinta pasangan suami istri memang cenderung naik-turun dari tahun ke tahun, meski pada umumnya pria yang lebih sering menginginkan seks ketimbang istrinya.
Yang pasti, frekuensi seks yang berkurang tidak ada kaitannya dengan kepuasan pada hubungan ataupun pasangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Justru ini karena keduanya telah berkomitmen untuk bersama sehingga mereka menyadari bahwa apa yang terjadi di kamar tidur mereka cenderung dinamis. Mereka bakal menemukan cara kreatif untuk mengatasinya," terang peneliti Jacqui Gabb, PhD.
Lantas bagaimana caranya? Berikut rekomendasi Gabb seperti dikutip dari Men's Health, Senin (5/6/2017).
Baca juga: Seks Seperti Apa yang Diinginkan Suami dan Istri? Cek di Sini
1. Tertawa bersama
Foto: ilustrasi/thinkstock
|
Pasangan yang bahagia tidak menganggap seks begitu penting. Dengan pemikiran seperti ini juga membantu mereka untuk melepas tekanan yang ada. Alih-alih capek memikirkannya, Gabb menyarankan pasangan untuk tertawa bersama saja.
Selain menunjukkan kekompakan, tawa juga mendorong keintiman di luar kamar. Studi juga mengungkapkan tawa bisa membuat istri mudah terangsang karena wanita suka memiliki pasangan yang humoris.
2. Ajak kencan
Foto: iStock
|
Menurut Gabb, meski istri tidak mau diajak bercinta, bukan berarti ia tak mau berdekatan dengan Anda. Jadi coba saja ajak dia kencan. Dalam kesempatan ini Anda bisa berpelukan atau bercumbu.
"Kedekatan nonseksual seperti ini juga penting untuk membantu membentuk keintiman di antara berdua. Dan ini bisa saja merembet ke kamar," jelas Gabb.
3. Tidur terpisah
Foto: thinkstock
|
Keberadaan buah hati memang kadang menghalangi pasangan untuk sering bercinta. Jadi Gabb mengatakan solusinya adalah tidur di kamar terpisah dengan pasangan. Kok begitu?
Pertama, ini bisa membuat tidur Anda lebih nyenyak, dan tanpa disadari ini akan meningkatkan kualitas seks keduanya.
4. Hidup sendiri
Foto: iStock
|
Sama dengan saran sebelumnya, solusi Gabb ini dirasa aneh karena pasangan yang tidak tinggal serumah tentulah terasa tidak biasa. Tetapi jika dipraktikkan, Gabb mendapati banyak laporan bahwa pasangan yang melakukannya tidak mudah bosan pada satu sama lain.
"Disadari atau tidak, ketika tinggal serumah Anda harus berbagi segala hal, padahal ada kalanya pasangan juga butuh waktu sendiri," terang Gabb.
5. Beri perhatian
Foto: Thinkstock
|
Beri perhatian-perhatian kecil seperti membelikan bunga sepulang kantor atau menjemput si dia tanpa pemberitahuan sebelumnya bisa jadi cara sederhana namun memberikan banyak manfaat untuk pasangan.
"Ini juga bisa membuat keintiman seksual pasangan makin besar," tutup Gabb.
Pasangan yang bahagia tidak menganggap seks begitu penting. Dengan pemikiran seperti ini juga membantu mereka untuk melepas tekanan yang ada. Alih-alih capek memikirkannya, Gabb menyarankan pasangan untuk tertawa bersama saja.
Selain menunjukkan kekompakan, tawa juga mendorong keintiman di luar kamar. Studi juga mengungkapkan tawa bisa membuat istri mudah terangsang karena wanita suka memiliki pasangan yang humoris.
Menurut Gabb, meski istri tidak mau diajak bercinta, bukan berarti ia tak mau berdekatan dengan Anda. Jadi coba saja ajak dia kencan. Dalam kesempatan ini Anda bisa berpelukan atau bercumbu.
"Kedekatan nonseksual seperti ini juga penting untuk membantu membentuk keintiman di antara berdua. Dan ini bisa saja merembet ke kamar," jelas Gabb.
Keberadaan buah hati memang kadang menghalangi pasangan untuk sering bercinta. Jadi Gabb mengatakan solusinya adalah tidur di kamar terpisah dengan pasangan. Kok begitu?
Pertama, ini bisa membuat tidur Anda lebih nyenyak, dan tanpa disadari ini akan meningkatkan kualitas seks keduanya.
Sama dengan saran sebelumnya, solusi Gabb ini dirasa aneh karena pasangan yang tidak tinggal serumah tentulah terasa tidak biasa. Tetapi jika dipraktikkan, Gabb mendapati banyak laporan bahwa pasangan yang melakukannya tidak mudah bosan pada satu sama lain.
"Disadari atau tidak, ketika tinggal serumah Anda harus berbagi segala hal, padahal ada kalanya pasangan juga butuh waktu sendiri," terang Gabb.
Beri perhatian-perhatian kecil seperti membelikan bunga sepulang kantor atau menjemput si dia tanpa pemberitahuan sebelumnya bisa jadi cara sederhana namun memberikan banyak manfaat untuk pasangan.
"Ini juga bisa membuat keintiman seksual pasangan makin besar," tutup Gabb.
(lll/up)