Karena terkadang dalam beberapa kasus pasangan bisa membahayakan nyawanya sendiri hanya demi mengeksplorasi pengalaman bercinta.
Dikutip dari berbagai sumber, berikut beberapa contoh variasi perilaku seks yang berisiko:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
1. Bercinta di kamar mandi
Kamar mandi adalah salah satu tempat favorit pasangan untuk bercinta. Meski ide bercinta sambil mandi bersama bisa begitu menggairahkan, pakar seks dan kesehatan Dr Kevin Jardine mengatakan sabun atau shampoo yang licin bisa jadi benda berbahaya kalau tidak berhati-hati.
Banyak pasangan dilaporkan cedera saat berhubungan seks karena tergelincir sabun atau produk pembersih lainnya. Selain itu, bercinta di kamar mandi juga kurang bisa dijamin kebersihannya.
Baca juga: Survei: Tren Seks Bergeser dari Dapur ke Kamar Mandi
Bercinta di pantai dan laut bukan ide bagus. (Foto: thinkstock) |
2. Bercinta di laut
Di laut terdapat banyak pasir kasar yang dapat mengiritasi kulit kelamin. Selain itu di dalam setetes air laut juga bisa terdapat jutaan mikroorganisme yang tentu tak baik untuk kesehatan bila masuk ke tubuh menginfeksi lewat organ intim.
Sampah, limbah, dan kotoran burung membuat pasir pantai menjadi tempat potensial bagi kuman dan bakteri berkumpul lalu berkembang biak. Pakar mikrobiologi dari University of Arizona, Charles Gerba, PhD, mengatakan sebuah studi menemukan bahwa kondisi air laut di lingkungan seperti itu lebih kotor dari air yang ada di sekitarnya dan dapat memicu diare, infeksi, dan ruam kulit.
Krim makanan bukan untuk lubrikasi vagina. Foto: iStock |
3. Menggunakan makanan
Kadang ada pasangan yang menggunakan bahan makanan sebagai variasi mainan seks dalam bercinta. Seperti contohnya memakai krim kue untuk lubrikasi vagina agar seks oral lebih berwarna. Hal ini tidak dianjurkan karena kandungan gula dapat merubah pH di vagina membuatnya menjadi lebih mudah untuk mengalami infeksi.
Bercinta di mobil berisiko cedera. Foto: Rachman Haryanto |
4. Mobil
Mobil bisa menjadi salah satu variasi tempat pasangan untuk bercinta, namun perlu diperhatikan jangan dilakukan saat sedang berkendara. Beberapa orang mungkin pernah melakukan seks oral ketika sedang menyetir dan hal ini berbahaya karena dapat menyita fokus pengemudi dari jalanan.
Bercinta di dalam mobil juga diketahui bisa menimbulkan cedera karena kaki harus menekuk selama bercinta yang bisa menimbulkan cedera otot atau sendi. Sulit mendapatkan posisi yang tepat ketika bercinta di dalam mobil. Ketika bercinta di mobil sebaiknya tidak dalam waktu yang lama agar tak mengalami cedera.
Berbagai benda asing bisa tersangkut di organ intim. Foto: thinkstock |
5. Memakai benda asing
Menurut National Electronic Injury Surveillance System (NEISS), Amerika Serikat, dari tahun 2009 sampai 2014 tercatat ada 450 cedera seks yang terjadi melibatkan objek asing yang 'tersangkut'.
Objek yang dimaksud contohnya mulai dari mainan seks vibrator, obeng, penyedot wc, sampai pensil. Dari data yang dikumpulkan oleh Flowingdata diketahui tiga per empat pasien yang mengunjungi rumah sakit dengan objek asing ini adalah pria.
"Kami melihat banyak kasus seperti ini. Pasien suka sengaja datang terlambat dan kadang bahkan ada yang tak datang meski sudah berhari-hari. Semakin lama Anda menunggu, Anda bisa terkena sepsis (infeksi fatal -red)," kata dr Robert Glatter dari Lenox Hill Hospital.
Baca juga: Tak Hati-hati, Sex Toys Bisa Nyangkut Lho (fds/up)













































Bercinta di pantai dan laut bukan ide bagus. (Foto: thinkstock)
Krim makanan bukan untuk lubrikasi vagina. Foto: iStock
Bercinta di mobil berisiko cedera. Foto: Rachman Haryanto
Berbagai benda asing bisa tersangkut di organ intim. Foto: thinkstock