Kamis, 20 Des 2018 07:38 WIB

Seksolog Sebut Menahan Libido Terlalu Lama Ada Risikonya

Rosmha Widiyani - detikHealth
Foto: iStock Foto: iStock
Jakarta - Inneke Koesherawati mengaku menggunakan bilik cinta yang berada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Jawa Barat. Bilik tersebut dipilih demi kebutuhan biologis bersama suaminya Fahmi Darmawansyah.

Bilik cinta menjadi solusi yang dipilih Inneke dan Fahmi yang tidak bertemu setiap hari, untuk memenuhi kebutuhan seksualnya. Menurut pakar andrologi dan seksologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Prof dr Wimpie Pangkahila SpAnd, ada faktor yang memengaruhi seseorang tahan tidak berhubungan seks.



"Nahan seks sebetulnya sangat mungkin, namun bergantung dari riwayat kegiatan seksual yang bersangkutan. Bila sebelum masuk tahanan rutin berhubungan seks, maka kemungkinan nahan bisa sangat minim. Jangan menahan terlalu lama karena ada risikonya," kata dr Wimpie pada detikHealth, Rabu (19/12/2018).

Kebutuhan seks yang tak kunjung terpuaskan bisa berakibat buruk pada kesehatan fisik dan mental. Wimpie mencontohkan kondisi emosi yang tidak stabil, mudah marah, dan cenderung melakukan kekerasan.

Terkait risiko fisik, Wimpie mencontohkan peningkatan peluang terinfeksi penyakit menular seksual (pms). Minimnya pemenuhan kebutuhan seksual memicu juga perilaku masturbasi. Menurut Wimpie, dia tak heran jika napi dalam penjara sering masturbasi demi memenuhi hasrat seksual.

(up/up)