Rabu, 27 Mar 2019 19:22 WIB

Perlu Tahu, 11 Jenis Orgasme yang Bisa Dialami Wanita

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Ilustrasi orgasme pada wanita. Foto: iStock Ilustrasi orgasme pada wanita. Foto: iStock
Jakarta - Orgasme tak bisa dilepaskan dari kehidupan seksual dan menjadi poin paling penting. Baik pria dan wanita sama-sama mengalami orgasme, namun pada pria lebih sering disebut dengan ejakulasi.

"Orgasme adalah refleks fisik yang terjadi saat otot menegang selama rangsangan seksual lalu rileks melalui beberapa kontraksi berirama," kata ginekolog Dr Sherry Ross, MD, dikutip dari Health.com.

Pada wanita, orgasme tak hanya didapatkan melalui penetrasi penis ke dalam vagina. Orgasme pada wanita merupakan hal kompleks, yang ternya bisa muncul dengan beberapa jenis, tergantung dari intensitas, durasi, bagaimana dan di mana bagian tubuh terangsang, seperti berikut ini:

1. Orgasme klitoris

Klitoris merupakan bagian kecil vagina yang berbentuk seperti kacang. Bagian ini paling sensitif, kata Dr Ross, karena jutaan ujung saraf berada di area tersebut. Menstimulasi klitoris dengan menyentuhnya menyebabkan peningkatan aliran darah. Sebuah studi dalam Journal of Sex and Marital Therapy mengungkapkan beberapa tipe sentuhan pada klitoris bisa menyebabkan orgasme, namun bagaimana dan seberapa lama untuk meraihnya berbeda-beda pada tiap wanita.



2. Orgasme G-spot

G-spot adalah dinding di bagian depan vagina, berada di antara lubang vagina dengan mulut rahim. Area ini tidak dapat dilihat, namun dapat dirasakan, biasanya ditandai dengan area yang agak tidak rata, seperti spons atau bergerigi lembut (bisa dilakukan saat masturbasi atau meminta pasanganmu melakukan fingering). Menekan area tersebut dengan lembut lalu menyentuhnya dapat menimbulkan yang disebut orgasme G-spot atau orgasme vagina. Pada saat itu, darah akan berkumpul ke G-spot dan membuatnya bengkak, menjadi salah satu orgasme paling kuat dan intens.

3. Orgasme campuran

Tak seperti pria, orgasme pada wanita tak hanya sekali namun bisa berkali-kali. Bahkan, dalam satu kali orgasme bisa berasal dari beberapa spot berbeda yang terstimulasi. Misalnya pada penetrasi vagina dibarengi dengan klitoris, puting atau anal. Dr Ross menyebut semakin banyak stimulasi, semakin banyak aliran darah dan semakin besar pula orgasmenya. Jika kamu tertarik untuk meraihnya malam ini dengan pasanganmu, cobalah posisi di atas di mana kedua tangan kalian bebas mengeksplor area-area lainnya.

4. Orgasme anal

Mungkin tak semua wanita atau pria menyukai stimulasi seksual di bagian anal, namun bukan berarti kita tak bisa mendapatkan orgasme lewat area ini. Anus dan rektum berada dekat dengan vagina dan klitoris, disambungkan dengan jaringan tipis bernama perineum yang membuat mereka berbagi saraf dan otot yang sama. Salah satunya otot pelvis yang sangat sensitif bagi wanita dan menstimulasinya dapat memicu orgasme vagina sekaligus anal. Jika kamu ingin mencobanya, sangat disarankan untuk mengenakan kondom sebagai tindakan seks aman.



5. Orgasme area erotis vagina

Di area vagina, tak hanya klitoris dan G-spot untuk dijadikan area 'ladang' orgasme. Para peneliti menemukan ada satu zona erotis di dalam vagina yang bisa menimbulkan orgasme yang sangat kuat, yang disebut deep vaginal orgasm. Ada A-spot yang terletak di dinding atas vagina, tepat di bawah mulut rahim. Lalu O-spot, yang berada di dinding vagina nyaris di belakang mulut rahim. Ligamen di daerah tersebut sangat sensitif, jika penis atau sex toy bisa cukup untuk mencapainya dan terstimulasi akan memunculkan orgasme yang sangat-sangat kuat. Dr Ross menjelaskan orgasmenya akan ditunjukkan dengan kontraksi rahim yang masif.

6. Orgasme 'squirting'

Mungkin terdengar aneh, namun wanita juga bisa 'ejakulasi'. Terkadang, saat seorang wanita sangat terangsang, ada 'ledakan' cairan dari kelenjar di sekitar saluran kencing atau permukaan anterior vagina, selama atau sebelum orgasme. Hingga kini, masih sangat diperdebatkan dari mana cairan tersebut sebenarnya berasal, karena cairan tersebut jernih, tidak berbau seperti urine, dan bisa keluar dalam jumlah banyak atau sedang. Dr Ross mengatakan biasanya stimulasi G-spot lah yang menimbulkan orgasme jenis ini.

7. Orgasme serviks

Serviks atau mulut rahim tak hanya berfungsi untuk jalan keluar bayi saat proses persalinan, namun juga bisa menjadi titik erotis untuk meraih orgasme. Stimulasi serviks disebut oleh Dr Ross bisa menimbulkan orgasme yang kuat dan intens. Sangat baik untuk mencoba orgasme jenis ini sangat kamu sedang benar-benar terangsang dan telah melakukan banyak foreplay sehingga bagian serviks semakin sensitif. Mintalah kepada pasangan untuk melakukan penetrasi perlahan namun dalam untuk membantumu meraihnya.

8. Orgasme puting

Sudah lama diketahui bahwa payudara dan puting merupakan area sensitif seksual terbesar. Puting payudara akan langsung bereaksi saat disentuh, karena banyak ujung saraf dan kulit yang ekstra sensitif. Ada wanita yang bisa mengalami orgasme hanya dengan menyentuh dan mencium putingnya lewat pasangannya.



9. Orgasme olahraga

Mencapai klimaks saat sedang fokus melakukan olahraga memang terdengar aneh, namun bisa terjadi. Sebuah studi dari Indiana University menemukan 370 dari 530 wanita yang tersurvei pernah mengalami orgasme atau kepuasan seksual saat berolahraga, khususnya dengan latihan berbasis inti tubuh atau core. Di mana dalam latihan tersebut melibatkan gerakan-gerakan yang menekan otot pelvis dan mulai membuat mereka berkontraksi walau memang tak semudah itu.

10. 'Mimpi basah'

Mimpi basah tak hanya dialami oleh pria, wanita juga mengalaminya. Mimpi erotis saat tidur dialami 37 persen wanita dalam sebuah laporan, namun sulit mengatakan apakah hal ini umum terjadi. Mimpi basah biasanya dimulai dengan mimpi yang berisi aktivitas seksual atau sexy dream, yang menyebabkan peningkatan aliran arah ke area genital sekaligus relaksasi besar, yang ternyata bisa membuat tubuh wanita orgasme bahkan tanpa bangun sekalipun.

11. Orgasme berlipat ganda

Sesuatu yang menjadi keistimewaan wanita dan sebuah anugerah besar, yakni kemampuan orgasme berlipat ganda dalam sekali sesi bercinta. Tak ada periode pemulihan setelah mencapai klimaks seperti pria sebelum berlanjut ke ronde selanjutnya. Dr Ross mengatakan dengan stimulasi terus-menerus, wanita bisa mengalami orgasme berlipat ganda. Untuk mencapainya malam ini, cobalah terus menstimulasi otot pelvis (misalnya dengan melakukan gerakan seakan menahan pipis). Gerakan ini bisa menjaga aliran darah tetap tinggi yang akan terus meningkatkan sensitivitas dan membuat orgasme selanjutnya mudah dicapai.

(frp/up)