Rabu, 10 Apr 2019 10:10 WIB

Orang Jepang Makin Malas Berhubungan Seks?

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Makin banyak orang Jepang menghindari seks (Foto: iStock) Makin banyak orang Jepang menghindari seks (Foto: iStock)
Jakarta - Riset terbaru di Jepang mengungkap temuan mengejutkan tentang 'keperawanan' dan 'keperjakaan'. Makin banyak orang dewasa di negara tersebut yang tidak berhubungan seks di bawah usia 40 tahun.

Dalam riset yang dilakukan para ahli kesehatan dari University of Tokyo tersebut, terungkap 24,6 persen perempuan heteroseksual berusia 18-39 tahun tidak berhubungan seks pada 2015. Angka ini meningkat dari 21,7 persen pada 1992.

Kecenderungan yang sama juga teramati pada laki-laki heteroseksual, bahkan dengan selisih yang lebih jauh. Pada periode dan rentang usia yang sama, terungkap 25,8 persen laki-laki belum pernah berhubungan seks, meningkat dari 20 persen pada 1992.

Data dihimpun dari Japan's National Fertility Survey yang dipublikasikan dalam jurnal BMC Public Health.

Sebagai perbandingan, survey di Inggris, Amerika Serikat dan Australia hanya menemukan 1-5 persen orang dewasa usia 30-an tahun yang masih 'virgin' alias belum berhubungan seks.



Riset ini juga mengungkap kaitan faktor ekonomi di balik inaktivitas seksual tersebut. Laki-laki Jepang dengan pendapatan rendah 20 persen lebih rendah peluangnya berhubungan seks di bawah usia 40 tahun.

"Sederhananya, uang berbicara," kata Cyrus Ghaznavi yang memimpin penelitian ini, dikutip dari CNN.

Jepang saat ini dikenal sebagai negara dengan populasi lansia yang tubuh pesat alias super-aged nation. Diperkirakan 20 persen populasi berusia di atas 65 tahun, sedangkan angka kelahiran tercatat hanya 946.060 bayi sepanjang 2017.



Saksikan juga video 'Kiat Edukasi Seks Sejak Usia Dini':

[Gambas:Video 20detik]

(up/wdw)