Kamis, 11 Apr 2019 20:02 WIB

Berhubungan Seks Saat Haid, Bisakah Terjadi Kehamilan?

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Berhubungan intim saat haid tetap picu kehamilan. (Foto: Thinkstock) Berhubungan intim saat haid tetap picu kehamilan. (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Melakukan hubungan seksual saat haid memang hal yang tidak biasa. Pada beberapa orang, banyak yang mengasumsikan bahwa berhubungan intim saat hamil tidak akan memicu kehamilan. Banyak pula yang menanyakan mengenai hal tersebut. Lalu, bagaimana faktanya?

Berhubungan seks saat haid pada sebagian besar wanita tidak memicu kehamilan, tetapi itu bukan sesuatu yang tidak mungkin terjadi. Jawabannya terletak pada pemahaman mengenai masa subur. Kehamilan tergantung pada ovulasi dan siklus haid. Masa subur wanita juga bisa berbeda antara satu dengan lainnya.

Dikutip dari American Pregnancy, jika siklus haid normal wanita adalah sekitar 28-30 hari. Wanita yang memiliki siklus lebih pendek akan lebih mungkin hamil saat melakukan hubungan seks ketika menstruasi.



Jika siklus lebih pendek, misalnya 21-24 hari, berarti wanita akan mengalami ovulasi lebih awal. Sperma dapat hidup dan bertahan pada tuba fallopi sampai 5-6 hari.

"Menstruasi bisa berlangsung selama 3-7 hari, jadi kemungkinan terjadinya pertemuan antara sel telur dan sperma bisa terjadi. Jadi, pembuahan masih bisa terjadi saat itu," demikian dikutip situs tersebut.

Meski kemungkinannya kecil, jika berhubungan intim saat haid tanpa menggunakan pengaman misalnya kondom dan IUD maka kehamilan masih mungkin terjadi.

Menggunakan kondom dan alat pengaman lain saat berhubungan seksual ketika menstruasi juga menjadi pelindung dari penyakit menular seksual seperti HIV, sifilis, dan sebagainya.

(kna/up)
News Feed